28.6 C
Manokwari
Minggu, April 14, 2024
28.6 C
Manokwari
More

    HPSN 2024, Pj Gubernur Ali Baham Soroti Sampah Plastik di Teluk Sawaibu: Butuh Penanganan Bersama

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere memimpin apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional (HPSN) di dermaga TNI AL Biriyosi Sanggeng, Manokwari, Rabu (21/2/2024). Ali Baham menyinggung kondisi lingkungan di pesisir Teluk Sawaibu yang dipenuhi sampah plastik.

    “Pesisir Teluk Sawaibu adalah penyumbang sampah plastik terbanyak bagi pulau Mansinam dan sekitarnya. Saat hujan deras sampah plastik akan berimigrasi ke pesisir Pulau Mansinam,” terang Ali Baham. Ia menuturkan, sampah plastik yang berimigrasi mengurangi estetika Pulau Mansinam yang merupakan salah satu destinasi wisata religi di Kabupaten Manokwari.

    Karena itu kata Ali Baham, Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari memberikan arti penting untuk mengingatkan bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian bersama. Di mana upaya pengelolaannya perlu melibatkan semua komponen yang meliputi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

    “Sampah berada di antara kita semua dalam kehidupan sehari-hari, bersumber dari segala tempat. Terutama RT, pasar-pasar dan dari berbagai aktivitas manusia lainnya. Butuh keterlibatanseluruh komponen masyarakat menjadi penting dan resonansi kepedulian persoalan sampah secara terus menerus sungguh-sungguh diperlukan,” paparnya.

    Baca juga:  Usai Serangan Virus ASF, Hermus Minta Warga Sementara tak Konsumsi Babi

    Peringatan HPSN tahun ini mengambil tema Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif.

    Ali Baham mengingatkan bahwa sampah plastik menjadi permasalahan yang sangat serius dan membutuhkan perhatian dan upaya bersama untuk mengatasinya.

    “Oleh karena itu penyelenggaraan HPSN 2024 akan berfokus kepada upaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi sampah plastik dengan cara yang produktif menuju pencapaian kesepakatan global dalam Ilbi On Plastik Pollution”, ujarnya.

    Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam rangka Hari Sampah Nasional di Papua Barat. Di antaranya, penyelenggaraan peringatan hari peduli sampah Nasional tahun 2024 di seluruh wilayah Indonesia, peningkatan dan penyadartahuan masyarakat seperti pelaku usaha, pengiat lingkungan, wirausaha sosial masyarakat, bisnis rintisan dan sektor informal terhadap isu pencemaran sampah plastik.

    Baca juga:  Marciano Norman Dukung Polda Tuntaskan Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Papua Barat

    Selanjutnya penguatan dan perluasan edukasi pemilihan dan pengolahan sampah oleh masyarakat dalam usaha produktif sektor pengelolaan sampah plastik. Pengembangan ekosistem ekonomi sirkuler sehingga dapat mendorong penguatan usaha produktif sektor pengelolaan sampah plastik melalui model bisnis isi ulang , bisnis guna ulang , dan bisnis daur ulang yang lebih optimal.

    Kemudian, pengembangan usaha produktif minim sampah melalui pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di sektor pariwisata seperti di hotel, restoran dan cafe dan penerapan event minim sampah di sektor usaha padat karya atau meeting, inentives, conferences and exhibition (Mice).

    Pengembangan usaha produktif pengolahan sampah plastik dengan pendekatan industrialisasi melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan Best Available Technology yang ramah lingkungan seperti Refuse Derived Fuel (RDF), teknologi termal, teknologi material pengganti plastik dan teknologi plastic wate to fuel.

    Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Segera Lelang 20 OPD Dijabat Plt

    Ali Baham menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan ini dilakukan sebagai usaha bersama untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia sebagai manifestasi prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yang memaduserasikan antara ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.

    “Diharapkan kita dapat mengatasi polusi plastik dengan cara produktif” jelasnya.

    Ia juga mengatakan bahwa pemerintah provinsi Papua Barat telah berkomitmen dalam upaya pengelolaan sampah melalui penetapan peraturan Gubernur Provinsi Papua Barat No 27 tahun 2023 tentang kebijakan dan strategi daerah (JAKSTRADA) dalam pengelolaan sampah Rumah Tangga dan sampah sejenis sampah Rumah Tangga.

    Selain itu Pj Gubernur Ali Baham mengingatkan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah.

    “Masih banyak yang perlu kita lakukan, antara lain memperluas penanganan sampah, dan meningkatkan upaya-upaya pengurangan sampah dari sumbernya. Ia berharap agar masyarakat mempunyai kesadaran untuk menjaga lingkungan tetap bersih, dan tidak membuang sampah plastik di sembaran tempat,” imbuhnya. (LP12/red)

    Latest articles

    Gabriel Asem Sambangi Kediaman AFU: Tak Ada Pembicaraan Politik

    0
    SORONG, linkpapua.com- Mantan Bupati Tambrauw Gabriel Asem menemui Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati (AFU) di kediamannya, Sabtu (13/04/2024). Gabriel mengaku pertemuan keduanya hanya...

    KPU Manokwari Umumkan LPPDK Parpol

    Pesan Toleransi dan Persatuan dari LDII

    More like this

    Gabriel Asem Sambangi Kediaman AFU: Tak Ada Pembicaraan Politik

    SORONG, linkpapua.com- Mantan Bupati Tambrauw Gabriel Asem menemui Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati...

    Populasi Non-OAP Makin Besar di PBD, Gempha Minta Pemprov Lakukan Penertiban

    SORONG, Linkpapua.com- Sekjen DPD Gempha Papua, Yeheskel Kalasuat menyoroti kian besarnya populasi para pendatang...

    Irigasi Jebol, Kampung Waraitama Teluk Bintuni Kembali Terendam Banjir

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa pekan lalu menyebabkan jebolnya irigasi di...