MANOKWARI, linkpapua.com – Aksi blokade jalan oleh puluhan orang di Trikora Wosi, Manokwari, berakhir Jumat sore (27/5/2022). Warga yang memblokir jalan sejak Jumat siang, bersedia membuka jalan setelah tuntutan mereka dipenuhi.
Massa menuntut dibebaskannya seorang warga yang diamankan polisi Kamis siang. Aksi protes dengan menutup jalan dilakukan warga dua kali. Yakni pada Kamis malam dan Jumat siang tadi.
Jalan kembali dibuka sore tadi sekitar pukul 16.30 WIT. Negosiasi dengan pemrotes berlangsung cukup alot.

Kabag Ops Polres Manokwari Kompol Musa Jedi Permana menjelaskan, blokade dilakukan karena tindak lanjut dari aksi yang dilakukan pada Kamis malam (26/5/2022). Massa menuntut keluarga mereka dikembalikan.

“Situasi sudah kembali normal. Blokade dilakukan karena ada aspirasi dari Kamis malam yang belum sesuai dengan yang diharapkan massa, Sehingga massa kembali blokade jalan,” ujar Musa.

Berkaitan dengan penyebab blokade jalan, mantan Kasat Reskrim Polres Manokwari tersebut hanya mengatakan kejadian tersebut ditangani oleh bagian Reskrim Polres Manokwari.
“Apa yang menjadi pokok persoalan tetap ditangani oleh Polres. Untuk lebih detail akan disampaikan oleh kasat Reskrim,” jawabnya.
Massa yang melakukan blokade jalan di hadapan Kapolres Manokwari AKBP P. Herman Gultom meminta agar keluarganya yang sempat diamankan oleh kepolisian dapat dikembalikan. Setelah bernegosiasi akhirnya Polres Manokwari mengembalikan warga yang sempat ditangkap pada Kamis kemarin.
Negoisasi berlangsung alot karena keluarga korban yang sebagian besar merupakan wanita terus meneriaki aparat kepolisian agar membebaskan keluarganya.
Massa melakukan blokade jalan sejak pukul 12.00. Dengan membakar ban dan membentangkan kayu dan bambu.
Arus lalu lintas dari arah Sanggeng atau sebaliknya di jalan Trikora Wosi tidak dapat melintas. Akibat blokade jalan tersebut, warga dari arah Sanggeng yang ingin ke Wosi harus melintasi jalan Pahlawan sehingga sempat terjadi penumpukan kendaraan.(LP3/Red)






