Selasa, Agustus 3, 2021
26.1 C
Manokwari
26.1 C
Manokwari
Selasa, Agustus 3, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

97,291
Total Kematian
Updated on Monday, 2 August 2021, 23:52 11:52 pm
523,164
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 2 August 2021, 23:52 11:52 pm
3,462,800
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 2 August 2021, 23:52 11:52 pm

Kebutuhan Meningkat, Polres Manokwari Cek Ketersediaan Oksigen di Rumah Sakit

MANOKWARI, Linkpapua.com – Polres Manokwari mengecek ketersediaan oksigen di dua rumah sakit di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari dan Rumah Sakit Umum provinsi (RSUP) Papua Barat, Jumat (9/7/2021).

Kepala Polisi Resort Manokwari melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Manokwari, AKP E.A. Pandjaitan, menyampaikan pengecekan stok oksigen sebagai perintah dari Kapolda Papua Barat.

“Perintah dari Polda untuk melakukan pengecekan stok oksigen di rumah sakit yang ada di Manokwari. Sesuai dengan informasi dari direktur bahwa ketersediaan tabung oksigen di RSUD Manokwari 159 tabung, sedangkan untuk pasien Covid-19 disediakan 50 tabung. Kalau untuk pasien Covid-19 kebutuhannya lebih, maka bisa digunakan untuk Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Manokwari, dr. Alwan Rimosan, menyebutkan akibat naiknya jumlah pasien Covid-19 mulai berdampak pada ketersediaan oksigen. Seiring dengan itu, kebutuhan oksigen juga meningkat.

“Dengan naiknya pasien Covid-19 mulai terasa pada ketersediaan oksigen di RSUD. Memang dengan stok yang ada jumlah tabung oksigen terbatas. Pasien berat memerlukan oksigen yang banyak sekitar 25 liter per menit sehingga dalam sehari bisa menggunakan 10 tabung. Mesin produksi kita sehari hanya bisa menghasilkan 15 tabung. Sehingga kita terpaksa minta bantuan dari penyedia tabung dari luar,” jelasnya.

Selama ini tabung oksigen selalu disediakan di setiap ruangan, termasuk ruangan non Covid-19. Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri untuk mengantisipasi kelangkaan tabung oksigen ditengah melonjaknya pasien Covid-19 di Papua Barat.

Polri juga mengimbau agar masyarakat dapat terus mengikuti protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebarannya. (LP3/Red)

Latest news