Selasa, Januari 31, 2023
25.2 C
Manokwari
25.2 C
Manokwari
Selasa, Januari 31, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Kebut Vaksinasi Rubella-Campak Mulai Maret, Papua Barat Target 95%

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dinas Kesehatan Papua Barat menggelar pertemuan dengan sejumlah stakeholder terkait rencana pelaksanaan vaksinasi campak dan rubella mulai Maret mendatang. Pemprov menargetkan capaian 95% tahun ini.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Papua Barat, dr. Nurmawati mengatakan, pemerintah pusat menargetkan pada 2023 mendatang mampu mengeliminasi campak dan rubella di Indonesia.

”Pemerintah berupaya meminimalisir campak dan rubella di Indonesia pada 2023. Sehingga setelah itu diharapkan Indonesia sudah bebas campak dan rubella. Kita sedang berupaya meningkatkan lagi cakupan vaksinasi campak dan rubella yang menurun dalam 3 tahun terakhir ini karena adanya pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dia menyampaikan, sasaran vaksinasi campak dan rubella ditujukan pada anak dengan usia 9 bulan hingga 12 tahun. Di tahun 2021 tercatat ditemukan 1 kasus campak di Kaimana dan rubella di Raja Ampat.

Baca juga:  Cakupan Vaksinasi Covid-19 Papua Barat Capai 17,2 Persen
Baca juga:  Ini 4 Kabupaten dengan Capaian Vaksinasi Terendah di Papua Barat

“Dengan belum divaksinasi campak dan rubella berpeluang anak tertular. Sehingga dengan vaksinasi ini untuk membentuk herd immunity,” jelas Nurmawati.

Nurmawati menyebutkan, minimnya pelaksanaan vaksinasi dalam 3 tahun terakhir berpotensi adanya temuan kasus di Papua Barat. Di tahun 2018 lalu tercatat anak-anak yang sudah divaksinasi mencapai 95 persen.

Melalui peran serta semua pihak maka diharapkan capaian di 2018 lalu kembali bisa diraih tahun ini.

“Tentu kita harapkan capaian ini bisa merata di seluruh kabupaten/kota,” tambah dia.

Dia meyakinkan bahwa vaksinasi tersebut aman dan halal karena sudah mendapat jaminan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan vaksin rubella dan campak. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here