Jumat, Agustus 12, 2022
28.1 C
Manokwari
28.1 C
Manokwari
Jumat, Agustus 12, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, Kapolda Papua Barat: Siapa Saja Terlibat Diproses Hukum

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel T.M. Silitonga, menegaskan kepolisian akan terus berupaya menindak pihak-pihak yang terlibat dalam kasus pengungkapan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Daniel membeberkan pihaknya saat ini fokus dalam penanganan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Selain mendapat laporan dari masyarakat, dirinya melihat langsung dampak dari adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan banyak masyarakat.

“Saya melihat sendiri antrean di SPBU mengular hingga dua kilometer sehingga saya perintahkan agar Dirkrimsus melakukan pendalaman sehingga didapati adanya kendaraan yang diduga melakukan penyalahgunaan BBM subsidi. Setelah ini kita akan terus melakukan pendalaman kepada siapa BBM ini dipasok termasuk untuk keperluan apa,” kata Daniel dalam rilis pers pengungkapan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU di Mapolda Papua Barat, Jumat (22/7/2022).

Meskipun tidak merinci, Daniel menegaskan sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka dapat terus bertambah seiring dengan pengembangan yang terus dilakukan.

“Siapa pun yang terlibat pasti diproses hukum, termasuk jika ada oknum anggota kami tetap dilakukan penindakan. Setelah penangkapan tersebut tentu akan antrean kendaraan di SPBU dapat semakin berkurang. Tindakan tegas ini tidak hanya di Manokwari, daerah lainnya juga akan dilakukan jika melanggar hukum,” bebernya.

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Papua Barat, Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu, mengatakan terdapat 26 kendaraan yang telah diamankan karena terduga terlibat dalam penyalahgunaan BBM subsidi ini.

Baca juga:  Hina Suku Arfak, Pemilik Akun FB Echy Dilapor ke Polres Manokwari
Baca juga:  Kapolda Papua Barat yang Baru Akan Disambut Prosesi Adat

“Kendaraan diamankan saat melakukan pengisian maupun sudah melakukan pengisian. Kendaraan terindikasi melakukan penyalahgunaan BBM subsidi karena melakukan modifikasi tangki di luar ketentuan serta tidak dilengkapi oleh surat-surat kendaraan. Indikasi BBM ini dijual lagi untuk kepentingan industri yang sudah jelas itu melanggar undang-undang yang berlaku,” bebernya.

Kendaraan yang diamankan tersebut terdiri atas 14 di SPBU jalan baru dan 12 di SPBU Sowi. Jika terbukti bersalah, para tersangka dapat terjerat pasal 55 Undang-Undang Tahun 2021 tentang Migas junto pasal 40 UU tentang Cipta Kerja.

Sebelumnya, Polda Papua Barat berhasil mengungkap kasus penyelundupan BBM bersubsidi jenis biosolar dan minyak tanah yang diperjualbelikan ilegal. Tersangka yang oleh polisi disebut sebagai bos mafia sudah ditangkap.

Kasus BBM ilegal ini menyeret bos PT Sawitomas, HRN, sebagai tersangka karena membeli dan menerima BBM bersubsidi dari tersangka STS. BBM digunakan untuk kepetingan proyek peningkatan jalan di Kabupaten Pegunungan Arfak. Asal tahu saja, PT Sawitomas merupakan salah satu perusahaan kontraktor besar di Manokwari.

Terungkap bahwa pencurian BBM bersubsidi yang melibatkan PT Sawitomas ini sudah berlangsung sejak Mei 2021. Diketahui para pelaku penimbunan menjual BBM bersubsidi hasil kejahatannya ini kepada perusahaan tersebut dengan harga berkisar Rp1,3 juta per drum. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here