27.6 C
Manokwari
Jumat, April 4, 2025
27.6 C
Manokwari
More

    Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni Sudah 799, Wabup: Jauhi Pergaulan Bebas

    Published on

    TELUK BINTUNI , LinkPapua.com – Populasi HIV/AIDS di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, kini mencapai angka 799 kasus. Wakil Bupati (Wabup) Matret Kokop menyampaikan keprihatinan dan berharap ini menjadi consern bersama.

    Hal itu diutarakan Wabup Matret pada seminar tentang dampak HIV/AIDS terhadap masa depan generasi muda di Gedung Women Center, Distrik Bintuni, Sabtu (2/12/2023). Seminar diprakarsai gabungan tokoh pemuda Teluk Bintuni.

    Seminar digelar dalam rangka Hari HIV/AIDS Sedunia 2023. Seminar menampilkan narasumber dr. Amira dan Yeremi Manibuy. Peserta adalah para pelajar SMP dan SMA se-Distrik Bintuni, Menimeri, serta berbagai komunitas pemuda.

    Baca juga:  KPU Mansel Tetapkan 310 Calon Anggota DPRK, 5 Masih Berstatus ASN-PPPK

    Wabup Matret menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan para pemuda. Menurutnya, ini adalah upaya konkret dalam mencegah HIV/AIDS di kalangan pemuda.

    “Saya ingatkan kepada kita semua bahwa HIV/AIDS di Teluk Bintuni sudah meningkat. Semula hanya 700, sekarang mencapai angka 799 orang. Saya berharap segera ditangani walaupun penanganannya sangat berat serta tidak mudah,” ujarnya.

    Baca juga:  Serahkan SK Tiga Marga, Kasihiw: Bukti Negara Melindungi Masyarakat Adat

    Wabup Matret juga berpesan pada generasi muda dan pelajar agar menjauhi pergaulan bebas atau free sex. Sebab, kata dia, pergaulan bebas akan menghancurkan masa depan generasi.

    “Saya sudah sampaikan bukan hanya di sini, tetapi juga di gereja dan masjid agar orang tua memberikan pemahaman pada anak-anak. HIV/AIDS harus ditangani bersama,” katanya.

    Ketua panita pelaksana, Hosana Fimbay, menyampaikan seminar ini diinisiasi komunitas Gabungan Pemuda 7 Suku yang ada di Teluk Bintuni. Menurutnya, ini adalah wujud kepedulian kepada generasi muda..

    Baca juga:  SK Berakhir, Satpol PP tidak lagi tindak pelanggar protokol kesehatan

    “Ini akan menjadi tolok ukur dalam pencengahan HIV/AIDS kepada generasi muda dan pelajar di Teluk Bintuni agar generasi muda sadar akan bahaya HIV/AIDS yang semakin tinggi,” tuturnya.

    Hosana mengapresiasi Dinas Kesehatan serta semua organisasi pemuda yang telah menunjukkan peran aktif sehingga seminar bisa dilaksanakan. (LP5/Red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Raharoi, Kampung Bowi Subur,...

    More like this

    Banjir Rendam 2 Kampung di Teluk Bintuni, 20 KK Terdampak

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com — Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Distrik Tuhiba, Kabupaten Teluk...

    Kapolres Baru Manokwari Selatan Disambut Tradisi Adat Papua dan Pedang Pora, Siap Bersinergi dengan Pemkab

    MANSEL, LinkPapua.com – Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) yang baru, AKBP Marzel Doni, S.IK, M.H...

    Mugiyono jadi Khotib Salat Idul Fitri 1446 H di lapangan Kodim 1801/ Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Wakil Bupati Manokwari Mugiyono menjadi khotib pada Salat Idul Fitri 1446 H...