BINTUNI, Linkpapua.com – Kepala Distrik Meyado Itti Mangiri menyoroti aktivitas bongkar muat buah sawit di wilayahnya. Ia mengklaim aktivitas itu tak memberi kontribusi bagi masyarakat Distrik Meyoda.
“Saya kaget melihat truk bermuatan sawit. Ini kelapa sawit dari Meyado. Itu tidak pernah ada laporan ke saya,” ujar Mangiri, Senin (24/1/2022).
Selama ini menurut Mangiri, pihak pengelola kelapa sawit tidak berkoordinasi dengannya. Masyarakat juga turut mempertanyakannya.

“Sekarang tanpa sepengetahuan saya kamu mengambil langkah-langkah yang sifatnya merugikan masyarakat, ya silakan,” ketusnya.

Dia mengakui, awal-awal berjalan pihak pengelola memberikan insentif sebesar Rp1 juta per bulan. Tapi setelah berjalan beberapa bulan mereka sudah putus komunikasi.

“Sebenarnya saya tidak membutuhkan pemberian itu, karena saya punya gaji,” katanya.
Sementara untuk kontribusi ke pihak pemerintah Distrik Mangiri tidak ada sama sekali termasuk unsur muspika seperti koramil dan polsek.
“Jadi saya kaget melihat truk muat sawit itu , saya akan mempertanyakan itu ke pihak perusahaan sawit. Masa sawit keluar dari wilayah saya, saya tidak diberitahu,” kata Mangiri. (LP5/Red)






