25.2 C
Manokwari
Jumat, Februari 28, 2025
25.2 C
Manokwari
More

    IDI Ungkap Penghambat Sektor Kesehatan di Papua Barat: Dokter Minim  

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Papua Barat dr Adhe Ismawa mengatakan, tantangan tim kesehatan di Papua Barat sangat berat. Jumlah dokter yang masih minim menjadi salah satu faktor penghambat pembangunan bidang kesehatan.

    Adhe mengatakan, IDI bersama seluruh dokter spesialis di Papua Barat akan terus berkomitmen melakukan penanganan baik preventif maupun promotif. Harapannya masyarakat dapat teredukasi lebih baik.

    “Kesehatan bukan tugas dari pemerintah daerah maupun petugas medis saja, tetapi tanggung jawab tiap individu untuk menjaga kesehatannya sendiri,” ujarnya.

    Baca juga:  Pimpin Apel Operasi Ketupat, Wabup Mansel Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

    Di Papua Barat kata Adhe, masih terkendala jumlah tenaga dokter terutama dokter spesialis. Karena itu, IDI akan berkoordinasi dengan pusat dan bekerja sama dengan leading sektor kesehatan baik di kabupaten maupun provinsi.

    Dilaporkan juga bahwa total anggota dokter yang tergabung dalam IDI Papua Barat sekitar 400 dokter umum dan spesialis. Hal itu termasuk intensif dan sub spesialis.

    Baca juga:  Bupati Manokwari Dorong Persaudaraan Antar Parpol Jelang Pemilu 2024

    Adhe mengatakan bahwa untuk dokter anak, dokter penyakit dalam, dokter bedah dan dokter kandungan masing-masing kabupaten di Papua Barat sudah memilikinya.

    “Namun dokter sub spesialis seperti jantung baru di Manokwari 2 dokter, kemudian bedah syaraf untuk penyakit-penyakit stoke yang serangan mendadak kita belum punya sama sekali,” tuturnya.

    Selain kebutuhan tenaga dokter sarana kesehatan juga penting dalam mendorong kebutuhan kesehatan di Papua Barat. Penambahan jumlah rumah sakit di Papua Barat yang menurutnya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa semakin terjamin dan mudah sedangkan pihak rumah sakit juga akan meningkatkan pelayanan rumah sakitnya masing-masing.

    Baca juga:  Suku Besar Betew Kafdarun Sebut Orideko-Mansyur Layak Pimpin Raja Ampat

    “Tantu masyarakat akan lebih mudah dalam mengakses kesehatan, dan dari sisi persaingan tentu akan menumbuhkan persaingan yang sehat antar pihak rumah sakit,” katanya.(LP14/red)

    Latest articles

    Bupati Anisto Usai Retret: Sangat Bermanfaat, Terima Kasih Presiden!

    0
    MAGELANG,LinkPapua.com- Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy telah menyelesaikan retret pembekalan kepala daerah di Akmil Magelang. Bupati Yohanis menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto...

    More like this

    Bupati Anisto Usai Retret: Sangat Bermanfaat, Terima Kasih Presiden!

    MAGELANG,LinkPapua.com- Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy telah menyelesaikan retret pembekalan kepala daerah di Akmil...

    Jemaah Masjid Baiturrahim Prafi Mulya, Gelar Syukuran Sambut Ramadan

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Jemaah Masjid Baiturrahim Sp 1 Kampung Prafi Mulya, Manokwari menggelar syukuran menyambut...

    Bupati dan Wakil Bupati Manokwari akan Safari Ramadhan di 10 Titik

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pemkab Manokwari akan kembali menggelar Safari Ramadhan ditahun...