28 C
Manokwari
Selasa, Juli 16, 2024
28 C
Manokwari
More

    IDI Manokwari : Nakes jangan lengah saat beraktivitas di luar

    Published on

    Manokwari- Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dr Adhe Ismawan mengingatkan para tenaga kesehatan (nakes) tidak lengah saat beraktivitas diluar jam kerja.

    “Saat bekerja melakukan pelayanan, mereka disiplin dengan APD standart pelayanan. Setelah pulang dan beraktivitas di luar biasanya ada yang lengah, saat itulah penularan bisa terjadi,” kata Adhe, Kamis.

    Dia berharap, para nakes menerapkan protokol kesehatan baik saat kerja maupun beraktivitas di luar. Seiring meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di Manokwari potensi penularan di lingkungan masyarakat cukup tinggi.

    Baca juga:  Komitmen Pemda Manokwari dan Koarmada III Dalam Penanganan Stunting

    “Kalau saat kerja sudah pasti, mereka menggunakan APD karena itu sudah menjadi prosedur tetap petugas nakes, namun di luar jam kerja, mereka bertemu dengan keluarga, teman dan lain sebagainya itu sangat rentan,” ujarnya lagi.

    Laporan Satgas COVID-19 Manokwari pada 7 Oktober 2020, tercatat adanya tambahan 18 kasus baru di daerah tersebut. Secara akumulatif, jumlah kasus COVID-19 di Manokwari saat ini sudah mencapai 440 orang.

    Dari jumlah itu, sebanyak 208 pasien berhasil sembuh dan 5 orang meninggal dunia. Dari seluruh pasien COVID-19 di Manokwari saat ini, 108 dirawat di ruang isolasi sejumlah rumash sakit dandan 119 orang isolasi mandiri.

    Baca juga:  Mentan Amran Tiba di Manokwari, Fokus Konsolidasi Pertanian

    Berdasarkan catatan penularan, di Manokwari ditemukan sebanyak delapan klaster, yakni klaster Gowa dengan temuan empat kasus, klaster keluarga 128, klaster perkantoran 109, klaster nakes rumah sakit 28, klaster nakes Puskesmas 44, klaster fasilitas karantina enam, pertokoan tujuh, dan klaster perbankan 35 kasus.

    Untuk mengoptimalkan pencegahan, Satgas COVID-19 Manokwari telah menambah satu fasilitas karantina di wilayah kota. Satu fasilitas karantina lagi rencana akan disiapkan di wilayah permukiman transmigrasi.

    Baca juga:  Ketua Umum Dharma Pertiwi Santuni Anak Yatim Piatu di Manokwari

    “Untuk para nakes yang terpapar COVID-19 semua sudah diisolasi secara terpusat di rumah sakit. Di luar itu masih ada banyak pasien yang lakukan isolasi mandiri,” katanya.

    Faskar baru yang memanfaatkan gedung Balai Latihan Koperasi milik pemerintah Provinsi Papua Barat itu diharapkan dapat menampung pasien COVID-19 yang saat ini masih menjalani isolasi di rumah. (LPB1/red)

    Latest articles

    TNI-Polri Ingatkan Bahaya Penggunaan Senpi-Handak: Ancamannya Hukuman Mati!   

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Teluk Bintuni menyelenggarakan penyuluhan tentang bahaya penggunaan dan penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak bagi...

    More like this

    Pengusaha Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Korupsi 3 Proyek Jalan di Papua Barat

    MANOKWARI,linkpapua.com- Pengusaha asli Papua mempertanyakan belum adanya sikap konkret Kejaksaan Tinggi Papua Barat dalam...

    Distrik Manokwari Barat Upayakan Percepatan Capaian PIN Polio

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Untuk mengatasi kejadian luar biasa (KLB) polio yang terjadi tanah Papua, Pemerintah...

    Hadiri HUT Ke-6 Jemaat GPKAI, Dominggus Mandacan Beri Bantuan Rp50 Juta

    MANOKWARI, Linkpapua.com -Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan menghadiri agenda pentahbisan dan perayaan HUT...