28.6 C
Manokwari
Minggu, April 14, 2024
28.6 C
Manokwari
More

    Hutan Mangrove Bintuni Terluas Kedua di Dunia, TNI Serukan Pelestarian

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Penanaman mangrove nasional bertajuk “Mangrove For Better Life” secara serentak digelar jajaran TNI di seluruh Indonesia, Senin (15/5/2023). Di Kabupaten Teluk Bintuni gerakan ini dipusatkan di kampung Nusantara, Distrik Bintuni, Senin (15/5/2023).

    Dandim 1806 Teluk Bintuni Letkol ARH. Patrick Arya Bima mengatakan, penanaman mangrove nasional secara serentak di seluruh Indonesia adalah upaya untuk melestarikan kekayaan mangrove. Apalagi mangrove Teluk Bintuni terluas nomor dua di dunia.

    Baca juga:  Kapolda Papua Barat Harap Semua Pihak Ikut Ciptakan Rasa Aman Jelang Pemilu

    “Bagaimana kita melestarikannya tentunya itu mempunyai peran bersama-sama terhadap keberlangsungan dan bagaimana generasi penerus kita masih tetap bisa menikmati hutan mangrove,” jelas Patrick.

    Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw dalam sambutanya mengatakan lokasi hutan mangrove di Kabuptaen Teluk Bintuni terpilih sebagai salah satu lokasi penanaman mangrove nasional secara serempak. Luas hutan mangrove Teluk Bintuni mencapaiv225.367 hektar.

    “Kita akan juga menetapkan Kampung Mansinai sebagai kampung mangrove dan juga tempat pusat informasi mangrove,” ucap Petrus.l

    Baca juga:  Polda PB Gandeng PTSP Bantu UMKM Teluk Bintuni Dapatkan Izin Usaha

    Dikatakannya, mangrove penting bagi kita semua. Kehidupan dan ekosistem di dalam hutan mangrove sangat banyak dan bermanfaat manusia. Mangrove untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat.

    “Jadi wilayah yang masuk cagar alam mangrove tidak boleh di rusak. Cagar alam mangrove tidak boleh disentuh atau dirusak. Bila sudah rusak seperti ini berarti melanggar, orang merusak cangar alam ini harus ditangkap, hutan mangrove masih bisa diubah fungsinya dengan tata cara yang sesuai dengan prosedur aturan perundang-undangan hutan,” pungkas Petrus.

    Baca juga:  Audit Kasus Korupsi Gedung DPRD Bintuni Belum Kelar, BPKP Diragukan 'Masuk Angin'

    Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema mengatakan, di dalam hutan mangrove ada sumber daya alam yang sangat penting. Penanaman kembali mangrove dalam rangka mengawal kelestarian hutan untuk kebutuhan masyarakat.

    “Hutan magrove yang ada di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni jangan di rusak dan jangan disalahgunakan agar generasi penerus kita bisa menikmatinya,” pesan Gabriel. (LP5/red)

    Latest articles

    Halal bi Halal, Pj Gubernur Ali Baham Bicara Pentingnya Mendorong Produksi...

    0
    MANOKWARI, linkpapua.com-Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar halal bi halal di Masjid Al Kautsar, Jalan Esau Sesa, Manokwari, Minggu (14/4/2023). Halal...

    KPU Manokwari Umumkan LPPDK Parpol

    Pesan Toleransi dan Persatuan dari LDII

    More like this

    Overstay, Imigrasi Sorong Deportasi Seorang WNA Asal Amerika Serikat

    SORONG, linkpapua.com- Seorang pemuda warga negara Amerika Serikat berisnisial TMM dideportasi oleh Kantor Imigrasi...

    Safari Ramadan di Masjid Agung Akbar Bintuni, Ali Baham Sampaikan Pesan Toleransi

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua Barat Ali Baham Temongmere melakukan safari Ramadan...

    Giliran Bendahara Disnakertrans Papua Barat Ditetapkan Tersangka, Langsung Ditahan

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kejaksaan Tinggi Papua Barat menetapkan Bendahara Pengeluaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi...