28.6 C
Manokwari
Kamis, Maret 27, 2025
28.6 C
Manokwari
More

    Dominggus Tepis Isu Permintaan Dana Pelantikan Gubernur, Minta OPD Dirugikan Lapor Polisi

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta atau menyuruh siapa pun untuk menggalang dana dari organisasi perangkat daerah (OPD) guna menghadiri pelantikan gubernur di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dia meminta OPD yang merasa dirugikan untuk segera melapor ke kepolisian.

    “Saya dengar-dengar di provinsi sini ada yang mengatasnamakan saya untuk meminta uang untuk mengikuti pelantikan gubernur di Jakarta kemarin. Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah menyuruh orang atau pribadi meminta dukungan dana kepada OPD terkait dalam dalam bentuk apapun,” ujarnya di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (24/3/2025).

    Baca juga:  Tok! DPR Papua Barat dan Pemprov Setujui 21 Ranperda TA 2022

    Dominggus mengungkapkan oknum tersebut diduga meminta dukungan dana dengan mengaitkan kampanye pasangan DoaMu (Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani). Dia menegaskan, jika ada OPD yang merasa dirugikan, sebaiknya segera melapor ke pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti secara hukum.

    Dia juga menekankan bahwa selama kampanye maupun saat pelantikan di Jakarta, baik tim relawan maupun koalisi partai politik yang mendukungnya tidak pernah ia perintahkan untuk meminta dana dalam bentuk apa pun.

    Baca juga:  Pemkab Manokwari Serahkan Bansos untuk Ratusan Tokoh Agama

    “Jika ditemui, langsung saja melapor kepada polisi. Nanti polisi minta kita datang ke sana dan memberikan keterangan, itu atas perintah saya atau mereka yang buat sendiri. Kemudian uang itu dikasih kepada siapa. Saya tidak pernah terima uang seperti begitu,” katanya.

    Dominggus juga membantah isu lain terkait dirinya yang disebut meminta dana untuk kepentingan mutasi jabatan. Dia memastikan bahwa selama menjabat, dirinya tidak pernah meminta uang untuk mendapatkan atau mempertahankan jabatan tertentu.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan, Gelar Rakornas 17 Maret

    “Saya sudah jadi pj bupati 2 periode, 2 tahun di Pegaf (Pegunungan Arfak) dan 1 periode di provinsi. Berkaitan dengan jabatan, saya tidak pernah minta kumpul-kumpul. Ada yang mau bagi-bagi bantuan sosial juga kumpul-kumpul, saya tegaskan bahwa saya tidak pernah perintahkan yang seperti itu,” terangnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Mutasi Kabid Propam Polda PBD Diprotes, Senator PFM Desak Kapolri Evaluasi

    0
    SORONG, LinkPapua.com – Senator Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), menolak mutasi AKBP Choiruddin Wahid sebagai Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam)...

    More like this

    Mutasi Kabid Propam Polda PBD Diprotes, Senator PFM Desak Kapolri Evaluasi

    SORONG, LinkPapua.com – Senator Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), menolak mutasi AKBP...

    Manokwari United Siap Tampil di Liga 4, Target Promosi ke Liga 3

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Bupati Manokwari Hermus Indou pada Kamis (27/3/2025)secara resmi melaunching Manokwari United yang...

    Jelang Lebaran, Pemkab Teluk Bintuni Sediakan Sembako Murah untuk Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar pasar murah...