MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menegaskan pentingnya semangat pelayanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN), melalui kegiatan doa bersama lintas agama yang digelar di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (8/4/2025).
Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap awal bulan ini diawali dengan ibadah doa bersama yang dibagi menjadi dua lokasi, yakni untuk umat kristiani di lobi utama kantor gubernur, dipimpin Ketua PGGP Papua Barat Pendeta Daniel Sukan, dan untuk umat muslim di lantai 1, dipimpin Ustaz Asrofil Warotman serta Ustaz Burhanuddin.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menekankan bahwa kegiatan ini akan terus digelar secara rutin sebagai langkah awal untuk memulai bulan dengan harapan seluruh pekerjaan pemerintah dapat berjalan lancar, dilandasi nilai spiritualitas yang kuat.

“Kita ibadah hanya dua jam saja tiap bulannya dan selebihnya kita bekerja di kantor masing-masing dengan tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sarana mempererat kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan kerja.

“Dengan beribadah bersama begini memperkuat kekeluargaan antara kita yang di kantor gubernur. Dengan begitu, kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada umat dan masyarakat,” katanya.
Ketua panitia doa bersama April yang juga Kepala Bapenda Papua Barat, Bachri Yasin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus mempererat silaturahmi antarsesama pegawai. Nantinya, kegiatan ini akan digilir ke masing-masing OPD setiap bulan.
Pada sesi ibadah umat muslim, acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan surat Al-Mulk, dilanjutkan tausiah oleh Ustaz Burhanuddin. Dalam tausiahnya, dia menekankan pentingnya menjaga semangat pasca-Ramadan serta menjadikan pekerjaan ASN sebagai ladang ibadah.
“Kerjaan kita ini merupakan tanggung jawab dan amanah dari Allah. Maka tidak mungkin kerjaan kita justru membuat lalai dari beribadah kepada Allah,” ucapnya.
Dia juga mengajak ASN untuk menjaga semangat Ramadan, memperkuat silaturahmi, serta tetap konsisten dalam beribadah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ali Baham Temongmere, membacakan sambutan gubernur. Dia a menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pegawai sekaligus mengajak agar nilai-nilai Ramadan tetap diterapkan dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari.
“Ramadan mengajarkan kita untuk terus memperbaiki diri dan kehidupan. Banyaknya tantangan dan tuntutan setelah Ramadan dan Idulfitri harus kembali bersemangat dengan motivasi baru dalam berdedikasi baik di lingkungan masyarakat bangsa dan negara,” ungkapnya. (LP14/red)






