28 C
Manokwari
Kamis, Februari 27, 2025
28 C
Manokwari
More

    Disnakertrans Papua Barat Ikutkan 25 Pemuda OAP Pelatihan Pangkas Rambut

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinaskertrans) Papua Barat melakukan pelatihan pangkas rambut bagi 25 pemuda orang asli Papua (OAP). Pelatihan digelar selama 10 hari di Vitta Nui Hotel Manokwari.

    Pelatihan dibuka, Senin (18/11/2024) oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Papua Barat Melkias Werinussa. Dalam sambutannya Werinussa mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor kewirausahaan.

    “Kita semua sadar usaha pangkas rambut memiliki peluang yang besar untuk menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Werinussa Senin (18/11/2024).

    Menurutnya, saat ini begitu banyak tantangan dalam perkembangan teknologi. Perubahan konsumsi masyarakat dan persaingan yang semakin ketat mengharuskan seseorang harus memiliki skill.

    Baca juga:  Buntut Protes ke BP Tangguh, DPR Papua Barat-Disnaker Teluk Bintuni Janji Beri Solusi

    “Maka, diharapkan untuk terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan agar dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut,” jelasnya.

    Diakuinya bahwa pelatihan pangkas rambut sangat penting untuk membekali generasi muda. Dengan modal keterampilan pangkas rambut, generasi muda bisa berwirausaha dengan modal yang tak terlalu besar.

    “Peserta harus menguasai teknik pangkas rambut yang modern yang mengikuti tren hingga strategi pemasaran yang efektif agar dapat menarik pelanggan selain itu diperlukan pelayanan yang ramah dan profesional kepada pelanggan karena kepuasan pelanggan adalah kunci kesuksesan bisnis,” tuturnya.

    Barbershop Usaha yang Menggiurkan

    Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Jandri Salakory mengatakan pelatihan ini berbasis kemasyarakatan yang dikhususkan untuk kemuda OAP. Diakuinya bahwa usaha pangkas rambut (barbershop) akhir-akhir ini sedang trending dan memiliki penghasilan yang menggiurkan.

    Baca juga:  Disperindagkop Wondama Jamin Stok Bapok Aman Hingga Lebaran Idul Fitri

    Maka, Dinaskertrans memperdayakan OAP terutama bagi mereka yang lulusan SMA dan saat ini menganggur agar mereka dapat menjadi ahli dalam memangkas rambut. Mereka dapat membuka usahanya sendiri bahkan mempekerjakan orang lain dalam usahanya.

    “Kita tahu bahwa pangkas rambut menjadi kebutuhan semua orang dalam merapikan penampilannya. Maka peluang ini kami lihat sebagai peluang yang baik,” Ujar Salakory.

    Salakory juga meyakini bahwa pemuda-pemuda OAP sudah memiliki kemampuan dalam memangkas rambut. Dari fakta itu hanya perlu di asah dan dikembangkan agar menjadi profesional.

    “Karena banyak ditemui pemuda OAP hanya menggunakan alat manual sudah dapat mencukur dengan bagus apalagi jika dibina dan dikembangkan.

    Baca juga:  Resmikan Posko 'Manu Reto Yo Join', Yohanis Manibuy: Kita Makin Kuat

    Selain kami memperdayakan dan melakukan pelatihan kami juga akan berusaha mencari ruang agar mereka dapat dipekerjakan sehingga hasil yang akan diperoleh benar-benar tercapai,” bebernya

    Ketua panitia Allan Leonard melaporkan bahwa maksud pelatihan ini yaitu membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam pangkas rambut dan meningkatkan kemampuan kewirausahaan sehingga dapat mengelola usaha pangkas rambut secara mandiri.

    “Peserta pelatihan berjumlah 25 orang yang berasal dari para pencari kerja di Manokwari,” ujar Leonard.

    Diharapkan peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik memahami semua ilmu yang diberikan sehingga setelah mengikuti pelatihan peserta mendapatkan bekal untuk membuka usaha pangkas rambut secara mandiri. (LP14/red)

    Latest articles

    BPK Mulai Audit Pemkab Mansel, Sejumlah OPD Belum Serahkan Dokumen

    0
    MANSEL, Linkpapua.com - Badan pemeriksa keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua Barat memulai pemeriksaan interim penggunaan anggaran tahun 2024 di lingkungan Pemkab Manokwari Selatan, Selasa...

    Pemda Diminta Genjot Pertanian di Manokwari

    More like this

    BPK Mulai Audit Pemkab Mansel, Sejumlah OPD Belum Serahkan Dokumen

    MANSEL, Linkpapua.com - Badan pemeriksa keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua Barat memulai pemeriksaan interim...

    Alumni Smansa Angkatan 42 Gelar Tournament Basket, Diikuti 24 Tim

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Manokwari angkatan 42 kembali menggelar...

    Saksi Kunci Ungkap Ada Oknum Polisi Lain Terlibat Kasus Pengeroyokan Sulfianto

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Ada yang menarik dari perkembangan kasus pengeroyokan yang dialami Sulfianto Alias,...