28.1 C
Manokwari
Sabtu, April 5, 2025
28.1 C
Manokwari
More

    Cerita TMMD di Kampung Idoor: Akses Darat dan Laut Mahal, Internet Lelet

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com- Dandim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf Kadek Abriawan SIP, melalui Pasintel Lettu Inf Septyan berbagi cerita tentang pelaksanaan TMMD ke-111 di Kampung Idoor, Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

    Pertama soal akses hingga sampai ke Kampung Idoor yang medannya cukup sulit. Septyan menjelaskan, dari Bintuni menuju lokasi TMMD ke-111 Kampung Idoor bisa ditempuh lewat jalur darat dan jalur laut.

    “Jalur darat kita tempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dari Bintuni ke Idoor bisa kita tempuh perjalanan kurang lebih selama 12 jam. Itupun kalau cuaca bagus, tidak hujan,” kata Septyan, Rabu (23/6/2021).

    Baca juga:  Pesan Bupati Kasihiw: Teluk Bintuni Bisa Lebih Baik Lagi

    Pengalaman sulitnya menembus medan ke Kampung Idoor pun juga telah dirasakan langsung oleh rombongan Dandim 1806/Teluk Bintuni saat ingin meninjau pelaksanaan TMMD.

    “Karena kondisi jalan rusak berat akhirnya rombongan kembali ke Bintuni dan melanjutkan perjalanan besoknya dari laut. Kalau lewat laut perjalanan kurang lebih 3 sampai 4 jam, tergantung cuaca. Ke sana kita menggunakan longboat,” ungkapnya.

    Septyan menjelaskan, soal biaya lewat darat maupun laut tidak jauh berbeda. Sama mahalnya. Kalau menggunakan longboat bisa sewa dengan harga Rp3 juta untuk sekali jalan. “Kalau PP (pergi pulang) berarti Rp6 juta,” ucapnya.

    Baca juga:  Lomba Vocal Group HUT PI Kodim Teluk Bintuni, Ini Daftar Juaranya

    Sementara, keuntungan menggunakan roda empat atau lewat darat bisa membawa penumpang atau barang lebih banyak. “Soal biaya hampir sama,” ungkapnya.

    Bukan hanya soal akses yang sulit, di Kampung Idoor juga jaringan internet belum terlalu bagus alias masih lelet. “Jaringan internet merupakan satu kendala buat Satgas TMMD di Kampung Idoor. Di sana jaringan masih menggunakan XL Axiata. Jadi, hanya yang punya kartu XL yang bisa, itupun kurang lancar,” akunya.

    Baca juga:  Forkolimasi Teluk Bintuni Siap Menangkan Dominggus Mandacan di Pilgub 2024

    Imbasnya, saat Satgas TMMD hendak memberikan laporan, harus menempuh perjalanan berjam-jam lamanya ke daerah yang jaringan internetnya lancar.

    “Dua jam dari Kampung Idoor ke Kampung Wariagur, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, baru ada sinyal Telkomsel,” ucapnya.

    Namun, semua kendala itu tidak menyurutkan semangat Satgas TMMD untuk terus melaksanakan program yang telah disusun sebelumnya bisa diselesaikan dengan baik dan maksimal.

    “Meski demikian, itu tidak menyurutkan semangat kami dalam melaksanakan tugas dalam Satgas TMMD ke-111,” tutupnya. (LP5/red)

    Latest articles

    Panen Raya di Waraitama, Pemkab Bintuni Target Buka 100 Hektare Lahan...

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menargetkan pembukaan 100 hektare lahan sawah baru sebagai bagian dari program 100 hari...

    More like this

    Panen Raya di Waraitama, Pemkab Bintuni Target Buka 100 Hektare Lahan Sawah Baru

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menargetkan pembukaan 100...

    Banjir Rendam 2 Kampung di Teluk Bintuni, 20 KK Terdampak

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com — Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Distrik Tuhiba, Kabupaten Teluk...

    Pawai Takbir Lebaran Idulfitri, Bupati Bintuni Ajak Warga Pererat Silaturahmi

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi...