Rabu, Agustus 4, 2021
27.1 C
Manokwari
27.1 C
Manokwari
Rabu, Agustus 4, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

98,889
Total Kematian
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 10:30 10:30 am
524,142
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 10:30 10:30 am
3,496,700
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 10:30 10:30 am

Pemkab Teluk Bintuni Suntik Anggaran Rp4,7 Miliar Dukung TMMD Ke-111

BINTUNI, Linkpapua.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menyalurkan anggaran Rp4,7 miliar untuk mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kampung Idoor, Distrik Wamesa.

Anggaran sebesar ini akan digunakan untuk pembangunan fisik, seperti pembangunan rumah tipe 36 sebanyak 8 unit, pemasangan instalasi air bersih 1.900 meter, dan pengerasan jalan sepanjang 375 meter dengan lebar 8 meter.

Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf Kadek Abriawan selaku Ketua Satgas TMMD melaporkan, program pembangunan fisik ini sudah diawali dengan pra TMMD sejak 3 Mei hingga 14 Juni.

Hasilnya, sudah menyelesaikan 60 persen pekerjaan, sementara sisanya 40 persen akan diselesaikan pada pelaksanaan TMMD yang dibuka Selasa (15/6/2021) oleh Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw hingga 14 Juli 2021.

Mengusung tema TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri, tujuan TMMD ini guna membantu pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, upaya pemerataan pembangunan fisik maupun nonfisik, serta mewujudkan ruang bagi terciptanya keamanan di Teluk Bintuni.

Kadek mengungkapkan anggaran tidak hanya datang dari Pemkab Teluk Bintuni, ada juga suntikan anggaran dari dari KO pusat sebesar Rp400 juta lebih untuk mendukung kegiatan ini.

Lintas lembaga terlibat dalam kegiatan ini. “Pra TMMD dimulai 3 Mei ampai 14 juni 2021, TMMD 15 Juni sampai 14 Juli 2021. Satuan pelaksana satgas kekuatan 150 orang terdiri dari TNI 109, Kodim 1806, Kodam Yonif 763, Subdenpom, personel AL 4 orang, polres 19 orang, pemda 18 orang, Kesbangpol, Dinskes, Disdik, Distan, perikanan, pemberdayaan perempuan, sosial, dan BPBD,” bebernya.

Sementara, Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT, mengatakan program anggaran sebesar Rp4,7 miliar ini diberikan berupa program kerja pembangunan fisik.

“Memang pada saat program ini disampaikan kita sudah dalam recofusing anggaran karena pandemi Covid. Dengan recofusing itu kita memangkas jatah-jatah dari OPD tertentu untuk membantu program dari TNI sehingga nilai itu bisa kita dapatkan,” ujar Kasihiw.

Dikatakan, anggaran sebesar ini diberikan dalam bentuk proyek, namun pembangunannya lebih cepat dan efektif. “Ini kita berikan dalam bentuk proyek. Memang diproyekkan, tapi waktunya lebih cepat dan ditenderkan melalui LPSE,” jelasnya.

TMMD di Teluk Bintuni secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan.

Program TMMD juga diupayakan sejalan dengan program pembangunan pemerintah. Terutama dalam membangun infrastruktur di perdesaan dan pedalaman.

Diharapkan menjadi salah satu jalan bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dalam pembangunan wilayah Bintuni mewujudkan masyarakat yang maju, produktif, dan berdaya saing.

“Saya harap masyarakat berpartisipasi penuh dan mendukung setiap pelaksanaan TMMD ini agar tujuan sasaran dapat terlaksana dengan baik. Saya berharap apa yang dihasilkan program TMMD ini dapat terjawab untuk dimanfaatkan bersama,” kata Bupati.

“Kepada tentara saya berharap dapat melaksanakan kegiatan secara sinergi terpadu agar kegiatan ini benar-benar maksimal dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Mari membangun kampung tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya,” tutup Bupati. (LP5/red)

Latest news