Sabtu, Januari 28, 2023
27 C
Manokwari
27 C
Manokwari
Sabtu, Januari 28, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Cerita Derek Ampnir Datangkan Jokowi Saat Menjabat Pj Bupati Sorong Selatan

MANOKWARI, Linkpapua.com – Derek Ampnir menjabat Penjabat (Pj) Bupati Sorong Selatan (Sorsel) pada periode 2015-2016. Ia punya histori pendek di sana, tapi dibumbui banyak prestasi. Seperti apa kisahnya, ini penuturan Derek Ampnir.

 

Kurang lebih sebulan setelah saya dilantik sebagai Penjabat Bupati Sorong Selatan, dengan situasi pilkada yang begitu membutuhkan perhatian yang tidak biasa-biasa saja. Suatu ketika saya mendapatkan informasi bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berkunjung ke Papua Barat dan akan menikmati malam tahun baru dan cahaya matahari pertama tahun 2016 di Raja Ampat.

Sebagai Pj Bupati Sorong Selatan saya berinisiatif untuk mengundang Presiden mengunjungi daerah di mana saya bertugas. Meskipun saat itu Presiden tidak mempunyai agenda ke Sorong Selatan.

Saya tahu ini tidak mudah. Karena protokoler Istana dikenal sangat ketat. Tapi, saya tak patah semangat. Saya bangun komunikasi dan koordinasi dengan siapa saja yang bisa membantu.

Saya lakukan melalui pihak Istana. Juga dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat. Kami tak langsung menerima persetujuan. Saya tak berhenti di situ. Tekad saya satu. Presiden harus melihat Kabupaten Sorong Selatan. Apa pun caranya.

Sampai akhirnya saya menerima konfirmasi yang sangat luar biasa dari Istana. Bahwa Presiden bersedia mengunjungi kami di Sorong Selatan. Tak terasa mata saya berkaca-kaca. Perasaan saya campur aduk. Bangga sekaligus nyaris tak percaya.

Alasan saya mengundang beliau dikarenakan terdapat pabrik Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perhutani) yang mengelola hutan sagu terbesar di dunia di Sorong Selatan. Tempat ini juga adalah lumbung pangan dunia. Saya sangat mengharapkan Bapak Presiden bisa datang mengunjungi kami. Dan melihat langsung Sorong Selatan.

Baca juga:  Karhutla di Kampung Sungedes Pegaf, 280 KK Nyaris Kehilangan Tempat Tinggal
Baca juga:  Soal Tambang Emas Ilegal, BPBD Papua Barat Ingatkan Ada Potensi Bencana

Sedikit informasi, untuk bisa sampai ke Sorong Selatan jarak tempuh dari Kota Sorong melalui jalan darat membutuhkan waktu 4 jam. Dan dari ibu kota Sorong Selatan, Teminabuan, ke Distrik Kais di mana hutan sagu dan pabrik Perhutani beroperasi membutuhkan 3 jam dengan medan yang begitu menantang.

Saya diberikan waktu dari pihak Istana kurang lebih 1 minggu untuk mempersiapkan kunjungan Bapak Presiden. Dengan pertolongan Tuhan segala persiapan dengan waktu yang terbatas dapat terlaksana.

Sehingga hari yg dinantikan pun tiba. Hari pertama di tahun 2016 sejarah untuk daerah Sorong Selatan, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta anak dan rombongan tiba di Distrik Kais. Presiden ditemani oleh Bapak Gubernur saat itu, A.B. Atururi, dan Ibu A. Juliete Ximenes Atururi.

Mereka tiba menggunakan 3 helikopter Super Puma dari Sorong.

Saya beserta masyarakat yang menyambut kedatangan rombongan orang nomor satu di negara ini sangat bersemangat dan antusias. Kunjungan yang berlangsung kurang lebih 2 jam meninggalkan kesan yang luar biasa bagi saya pribadi dan terlebih khusus masyarakat Sorong Selatan.

Karena pada hari itu sejarah pertama kali diukir di Sorong Selatan, saya bersama masyarakat berterima kasih atas kunjungan Presiden dan rombongan saat itu. Harapan kami kiranya alam Papua Barat terlebih khusus hutan sagu di Sorong Selatan sebagai lumbung pangan dunia dapat dikelola untuk kesejahteraan masyarakat Papua, Indonesia, dan dunia. (*/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here