26.6 C
Manokwari
Senin, April 15, 2024
26.6 C
Manokwari
More

    Bupati Teluk Bintuni Kutuk Penyerangan di Moskona, Minta Aparat Segera Tangkap Pelaku

    Published on

    TELUK BINTUNI, Linkpapua.com – Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, mengutuk sekaligus menyesalkan pembantaian pekerja jalan Trans Teluk Bintuni-Maybrat di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

    Kasihiw berharap aparat keamanan untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku dan diberikan hukuman setimpal. “Kita sangat sesalkan apa yang terjadi di Meyerga yang telah melakukan pembunuhan sadis. Saya minta aparat keamanan segera mengambil langkah evakuasi jenazah dan korban luka untuk dilakukan tindakan pengobatan dan mengembalikan jenazah ke pihak keluarga,” kata Kasihiw kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

    Kasihiw mengatakan, Dandim 1806 dan Kapolres Teluk Bintuni telah memimpin apel gabungan penyisiran ke tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah dan mendahulukan korban luka.

    Baca juga:  Tapal Batas Teluk Bintuni-Fakfak Disepakati, Tinggal Tunggu Permendagri

    “Saya sudah koordinasi dengan Dandim dan Kapolres untuk pimpin pasukan ke atas sekaligus mengambil jenazah serta menyelamatkan terlebih dahulu korban luka,” ucap Kasihiw.

    Ditanya terkait tindakan tegas sebagai bupati menjawab aksi kriminal ini, Kasihiw berujar apa pun motivasinya harus diproses dengan hukum yang berlaku. Dia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Saya kira ini sudah ranah kepolisian, namanya kriminal apa pun motivasinya ini sudah sifatnya kriminal harus diproses dengan hukum yang berlaku. Ini menjadi ranah Polri dan TNI, kita serahkan. Tapi, saya tidak mau itu terjadi lagi. Kita tidak ingin mengganggu situasi keamanan yang ada di Bintuni,” tuturnya.

    Baca juga:  Jalur KEK Sorong Rusak Parah, DPR Papua Barat Minta Diprioritaskan di 2023

    Sebelumnya, kelompok TPNPB-OPM mengklaim merupakan pelaku di balik penyerangan di Moskona. Hal ini disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebi Sambom, melalui Arnoldus Yancen Kocu yang dalam keterangannya menyebut bahwa pihaknya telah menembak mati empat pekerja jalan.

    “Selamat malam, Tuan Jubir Sebi Sambom. Kami laporkan dari lapangan bahwa terjadi penembakan terhadap pekerja jalan dari Distrik Moskona Barat, Moyerga, hingga Distrik Moskona Utara atau Moyeba,” kata Arnoldus dalam rilisnya seperti dikutip Linkpapua.com.

    Baca juga:  PNS Honorer K2 Demo di DPRD Teluk Bintuni, Tuntut 120 SK Segera Dibagikan

    Arnoldus mengungkap alasan penembakan terhadap empat orang pekerja tersebut. “Karena kedapatan senjata tabung dan sejumlah 12 butir amunisi jenis SS1 5,56 mm dan beberapa butir amunisi jenis pistol,” ungkapnya.

    Selain keempat korban meninggal dunia, terdapat tiga pekerja yang diklaim terluka karena ditembak.

    Pihaknya juga mengaku membakar dua kendaraan truk yang digunakan para pekerja dan alat berat ekskavator.

    Dia mengatakan, jenazah para korban saat ini dalam penguasaan pihak TPNPB-OPM. (LP5/Red)

    Latest articles

    Kapolda Papua Barat Angkat Bicara Soal Insiden Oknum TNI-Polri di Kota...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com-Pasca adanya perselisihan yang terjadi antara oknum TNI-Polri di Pelabuhan Kota Sorong pada hari Minggu (14/4/2024) Pagi, pimpinan dari institusi tersebut menjelaskan penyebab...

    More like this

    Irigasi Jebol, Kampung Waraitama Teluk Bintuni Kembali Terendam Banjir

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa pekan lalu menyebabkan jebolnya irigasi di...

    Polres Teluk Bintuni Terjunkan 137 Personel Amankan Malam Takbiran

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Polres Teluk Bintuni mengerahkan 137 personel untuk mengamankan malam takbiran menyambut hari...

    Sambut Hari Raya Idul Fitri, Pemda Teluk Bintuni Gelar Takbir keliling

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com-Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 tahun ini...