Rabu, Maret 29, 2023
27.9 C
Manokwari
27.9 C
Manokwari
Rabu, Maret 29, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

161,005
Total Kematian
Updated on Wednesday, 29 March 2023, 12:18 12:18 pm
4,755
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 29 March 2023, 12:18 12:18 pm
6,744,873
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 29 March 2023, 12:18 12:18 pm

Bupati Fakfak Anggap Kritik Pers Adalah Input Bagi Pembangunan

FAKFAK, linkpapua.com– Bupati Fakfak Untung Tamsil membuka konferensi IV Persatuan Wartawan Indonesia Fakfak, Selasa (14/3/2023) di Grand Papua Hotel. Dalam kesempatan itu, ia menitip sejumlah pesan kepada insan pers.

“Sesuai tema soliditas menjaga kemerdekaan pers, sangat bermakna dengan tantangan yang besar ke depan. Kolaborasi pers dengan pemerintah dan pihak lain untuk mendukung pembangunan,” sebutnya.

Bupati juga menyebut konferensi sebagai bagian dari momentum dan sejarah perjalanan pers di Fakfak, dengan proses pembangunan yang sedang berjalan.

Ia membenarkan progres pembangunan berkelanjutan di daerah ini membutuhkan peran pers dalam hal pemberitaan. Begitu juga kritikan yang dinilai sebagai input kepada pemerintah.

“Sekarang jaman digitalisasi, masyarakat di kampung pun mengikuti perkembangan informasi melalui internet. Semua serba internet, pendidikan juga. Saya harap peran teman-teman jurnalis membantu pemerintah daerah,” harapnya.

Wartawan Fakfak diingatkan mengedepankan etika jurnalis sesuai UU Pers nomor 40 tahun 1999. Apalagi saat ini dinamika perkembangan arus informasi cukup pesat.

“Masyarakat saat ini paham akan hal itu. Peran pers sebagai filter informasi sangat diharapkan, membantu menciptakan kondisi daerah sekaligus mendukung kelancaran pembangunan,” paparnya.

Baca juga:  Tingkatkan Profesionalisme, Wartawan Papua Barat Ikut Uji Kompetensi
Baca juga:  Gubernur Papua Barat dan Bupati Fakfak Dukung Penuh Kokas Jadi DOB

Bupati tak lupa mengingatkan dinamika yang terus meningkat jelang pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024. Dalam hal ini, peran pers kembali dituntut ikut menciptakan kesejukan arus informasi.

“Kehadiran PWI hendaknya mengedukasi dalam hal pembinaan organisasi wartawan. Hasil karya teman-teman di lapangan itu yang nanti menjadi informasi publik,” bebernya.

Ketua PWI Papua Barat Bustam membeberkan pengurus PWI sudah terbentuk di Bintuni, Manokwari Selatan, Kaimana, Sorong Raya dan juga Fakfak.

“Dalam perjalanannya tentu ada edukasi publik juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta stakeholder terkait,” ucapnya.

PWI Fakfak diharapkan solid dan menjaga nama baik pers serta menjalin kerjasama dan tentu menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua PWI Fakfak Rico Letsoin mengaku konferensi menjadi momentum untuk membahas berbagai kepentingan kerja wartawan. Konferensi juga sekaligus untuk memilih kepengurusan baru PWI Fakfak periode 2023-2026. (*)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here