Senin, Oktober 3, 2022
28.7 C
Manokwari
28.7 C
Manokwari
Senin, Oktober 3, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Bersama Jajaran dan Istri Saksikan Film “Sayap-Sayap Patah”, Ini Kesan Kapolda Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, dan Wakapolda, Brigjen Pol. Patrige Renwarin, dan para pejabat utama Polda Papua Barat bersama para istri menggelar nonton bareng (nobar) film “Sayap-Sayap Patah” di XXI Manokwari, Selasa (30/8/2022).

Daniel usai menyaksikan film yang dibintangi Nicholas Saputra dan Ariel Tatum melontarkan apresiasi. “Cerita dalam film mirip dengan kondisi aslinya sebab pada saat kejadian kita juga ada di situ,” ucapnya.

Cerita dalam film diproduseri Deny Siregar ini menggambarkan bahwa tugas Densus 88 sangat berat. “Mereka memiliki tugas yang sangat berat, serius, dan tidak main-main,” tuturnya.

Daniel menyampaikan, keluarga polisi perlu mengetahui bahwa tidak semua pekerjaan orang tua, suami atau istri, sebagai polisi itu diceritakan di rumah kepada keluarga. “Ada hal-hal yang memang bisa diceritakan, ada yang memang tidak bisa diceritakan,” ungkapnya.

Baca juga:  DIPA 2022 Polda Papua Barat Dipangkas Rp38 M
Baca juga:  Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Rakernis Fungsi Lalu Lintas, Ini Poin Pentingnya!

Dia pun membocorkan salah satu potongan dalam film. “Seperti yang tadi kita lihat, seorang suami (aktor) yang tidak bisa menceritakan keadaan pekerjaannya saat mereka disandera oleh tahanan kepada istrinya yang tengah menanti untuk bersalin. Sementara, ada hal yang ada di dalam rumah tangga yang juga harus di selesaikan, saya kira ini pesannya dalam film ini,” terangnya.

Daniel mengungkapkan, film ini layak ditonton terutama oleh setiap anggota kepolisian karena memiliki pesan. “Ada dua pesan, yakni pesan di dalam bahwa polisi tidak boleh lengah, kalau lengah sedikit berakibat fatal. Pesan kedua, tugas polisi penuh dengan dilema, langkah kiri bisa ke kematian, langkah kanan menuju prestasi,” terangnya. (LP2/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here