Jumat, Oktober 22, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Jumat, Oktober 22, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,120
Total Kematian
Updated on Friday, 22 October 2021, 12:37 12:37 pm
15,594
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 22 October 2021, 12:37 12:37 pm
4,237,834
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 22 October 2021, 12:37 12:37 pm

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Syukuran Pelantikan Petrus-Matret Dihelat di Tiap Distrik

BINTUNI, Linkpapua.com – Sedianya syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw-Matret Kokop, akan digelar secara meriah dan terpusat. Namun, dengan pertimbangan penyebaran Covid-19, rencana tersebut urung terealisasi.

Atas hal itu, Petrus pun menyampaikan permintaan maaf. “Saya selaku bupati terpilih dengan Bapak Matret Kokop, saya berterima kasih kepada semua lapisan masyarakat yang sudah memilih kami. Bahkan yang tidak memilih kami. Saya ucapan terima kasih banyak sekali lagi untuk seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni,” ujar Petrus mengawali pernyataannya di Rumah Tamu Negara Distrik Bintuni Timur, Selasa (22/6/2021).

Usai dilantik untuk periode 2021-2024, kata dia, dirinya bersama Matret sudah siap bekerja untuk melayani masyarakat seperti biasa. Walaupun sebenarnya masih ada satu agenda yang belum terlaksana, yakni syukuran.

“Kepada seluruh simpatisan PMK2 yang ada di kabupaten, distrik, dan kampung, pelantikan sudah selesai tinggal satu agenda, yaitu syukuran mau melaksanakan syukuran,” kata Bupati.

Namun, dia menyampaikan syukuran secara terpusat terpaksa ditunda. “Tetapi, dengan berat hati dan terpaksa syukuran ini kami tunda, tidak dilaksanakan besok, pelaksanaan syukuran akan dilaksanakan di masing-masing distrik,” jelasnya.

Terkait jadwalnya akan ditentukan kemudian. “Kami akan tentukan jadwalnya di masing-masing distrik. Saya dan Pak Matret akan mendatangi setiap syukuran yang dilakukan di setiap Distrik, tidak dilakukan secara besar-besaran dilakukan di kabupaten,” terangnya.

“Saya dan Pak Matret menyampaikan permohonan maaf, mungkin sudah ada warga yang sudah terlanjur datang dari distrik-distrik ke kabupaten,” imbuhnya.

Syukuran tidak jadi dilaksanakan, lanjut Bupati, dikarenakan dua hari lalu hasil pemeriksaan Satgas Covid-19 yang mencengangkan. Dari sebelumnya hanya ada satu kasus positif, meningkat menjadi tujuh kasus. Potensi penyebaran juga bisa lebih meluas dengan adanya varian baru virus corona.

“Saya dan Matret Kokop sayang dengan masyarakat. Sekalipun kita senang untuk berkumpul mengucap syukur, tetapi kita harus pikir kita punya keselamatan. Jangan sampai kita mendapatkan masalah ditegur oleh pemerintah pusat hanya karena kita syukuran dan membiarkan suasana tidak terkontrol saat pandemi sedang mengancam,” ucapnya.

“Tim akan mengatur masyarakat yang sudah terlanjur datang ke kabupaten kita akan pulangkan. Lalu masing-masing koordinator di distrik akan kami panggil untuk melakukan syukuran di masing-masing distrik,” pungkasnya.

Ketua Tim PMK2, Leonardo Asmorom, bersama tim saat mendampingi bupati pun menyampaikan, meminta maaf yang sebesar-besarnya semua punya niat yang baik dengan semangat euforia hingga dari distrik sudah hadir di kabupaten hari ini.

“Tetapi, demi keselamatan kita semua, kesepakatan Bapak Bupati, Bapak Wakil beserta Forkopimda sudah memutuskan untuk ditunda acara ucapan syukur,” katanya.

“Jadi mulai besok kami tim akan mulai memulangkan simpatisan atau masyarakat yang sudah hadir di Bintuni kembali ke tempat mereka masing-masing. Sambil menunggu jadwal yang akan kami buat untuk acara syukuran di masing-masing distrik,” bebernya.

“Kami mohon pengertian serta kesadaran dari simpatisan yang sudah hadir. Perjuangan kita semua dari awal hingga akhir jangan kita sia- siakan. Karena adanya pandemi kita harus mengerti situasinya agar tidak membuat cacat hukum buat Bapak Bupati dan Bapak Wakil kita. masyarakat jangan kecewa karena acara syukuran akan diadakan di masing-masing distrik,” harap Leo. (LP5/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here