Rabu, Oktober 27, 2021
27.1 C
Manokwari
27.1 C
Manokwari
Rabu, Oktober 27, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,299
Total Kematian
Updated on Wednesday, 27 October 2021, 22:39 10:39 pm
12,735
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 27 October 2021, 22:39 10:39 pm
4,241,809
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 27 October 2021, 22:39 10:39 pm

Aksi Cepat Tanggap, PKS Manokwari Buka Posko untuk Korban Kebakaran Kompleks Borobudur

MANOKWARI, Linkpapua.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran di Kompleks Borobudur, Kelurahan Padarni, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Manokwari membuka posko layanan dengan menyediakan beberapa kebutuhan dasar.

Ketua DPD PKS Manokwari, Masrawi Aryanto, menjelaskan aksi cepat tanggap yang digelar ini diharapkan mampu mengurangi beban para korban.

“Ini bagian dari simpati kita terhadap korban bencana kebakaran yang terjadi di Kompleks Borobudur. Posko yang kita buka ini berasal dari pengurus, kader, dan simpatisan dengan menyediakan berbagai keperluan yang bisa kita berikan,” ujar Masrawi, Kamis (30/9/2021).

Dikatakannya, berbagai kebutuhan yang disalurkan meliputi bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan. Rencananya posko tersebut akan dibuka sepekan ke depan.

“Semoga para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Pasti ada hikmah yang dapat diambil. Apalagi saat kita melihat tempat kejadian kondisinya sangat memprihatinkan karena tidak ada barang-barang yang sempat diselamatkan. Dengan posko yang kita berupaya membantu apa yang bisa dilakukan,” tambahnya.

Baca juga:  Warga Mengais Rezeki di Tengah Puing Kebakaran Kompleks Borobudur

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di kawasan Borobudur, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis siang (30/9/2021), sekitar pukul 11.30 WIT.

Api melahap puluhan rumah warga dan satu tempat ibadah di permukiman padat penduduk itu. Akibatnya, ratusan kepala keluarga (KK) kini kehilangan tempat tinggal.

Pasca kebakaran, warga yang rumahnya terbakar tidak punya pilihan lain kecuali menyelamatkan barang seadanya kemudian tinggal di emperan ruas Jalan Jenderal Sudirman. Sebagian warga memilih mengungsi di Masjid Jami Merdeka, Borasi, dan Asrama Polisi (Aspol). (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here