BINTUNI, Linkpapuabarat.com- Mahasiswa asal kabupaten Teluk Bintuni, terpaksa menyewa kamar kos akibat pembangunan asrama yang tak kunjung beres di Kota Sorong.
“Kami sekitar 200-an lebih mahasiswa/i pun terpaksa ngekos. Kami minta perhatian pemda Bintuni agar membangun atau menyelesaikan pembangunan asrama itu,” desak Wakil Ketua Ikatan Para Mahasiswa Teluk Bintuni (IPMA-TB), Yosias mersey.
Ini disampaikan saat IPMA TB menggelar aksi di kantor Bupati di Distrik Manimery SP 3 Teluk Bintuni, Rabu (27/1/2021).

Diakui ada kecemburuan yang muncul akibat mangkraknya pembangunan asrama mahasiswa itu. Pasalnya, asrama mahasiswa asal Bintuni di kota studi lainnya, hingga kini tak bermasalah.

“Jujur, kami cemburu karena asrama yang diharapkan sebagai tempat penampungan tak kunjung selesai dibangun,” terangnya.

Mesias mengaku hal ini ikut mempengaruhi berbagai rencana kegiatan IPMA TB di Kota Sorong, karena mereka tinggal berpencar. Dalam hal komunikasi antar sesama mahasiswa pun cukup sulit.
“Kami tinggal di kontrakan 12 barak. Itu tak cukup untuk menampung seluruh mahasiswa Bintuni di Kota Sorong,” tegasnya.
Mewakili rekan-rekan sesama mahasiswa, ia berharap Pemkab Bintuni menaruh perhatian serius, terutama kehadiran asrama yang dimaksud juga mendukung studi mereka tentunya. (LPB5/red)






