26.6 C
Manokwari
Sabtu, April 5, 2025
26.6 C
Manokwari
More

    Realisasi Pajak Papua Barat Tetap Meningkat Meskipun Pandemi

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapuabarat.com- Realisasi pajak di Provinsi Papua Baratpada tahun 2020 tetap mengalami peningkatan meskipun dilanda pandemi COVID-19.

    “Untuk Papua Barat kinerjanya melampaui target hingga 102,13 persen dengan realisasi mencapai Rp 2,46 miliar,” ucap Kepala Kantor Pajak Pratama Manokwari, T. B Safiudin pada jumpa pers di Manokwari, Selasa (12/1).

    Menurutnya ada beberapa sektor serta obyek yang memiliki sumbangsih besar terhadap realisasi pajak di provinsi ini. Sektor penyumbang tertinggi adalah konstruksi.

    Baca juga:  Dugaan Korupsi Proyek Gedung Dinas Perumahan, Kontraktor Kembalikan Rp2,1 Miliar

    Di Papua Barat terdapat dua kantor layanan pajak yang berada dibawah Kementerian Keuangan yakni kantor pajak Pratama (KPP) Manokwari dan KPP Sorong. Masing-masing membawahi sejumlah kabupaten dan kota.

    Untuk KPP Manokwari, sebut Safiudin, beberapa obyek yang memiliki sumbangsih cukup besar antara lain pajak penghasilan pada sektor nonminyak dan gas bumi (Migas), pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), pajak bumi dan bangunan (PBB) serta pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pendapatan PPh STP serta pajak lainya.

    Baca juga:  Pilgub Papua Barat: Sudah Gaet 3 Parpol, Dominggus Targetkan Koalisi Gemuk

    “KPP Manokwari kita mampu merealisasikan hingga 102,63 persen dengan nilai Rp 1,195 miliar dari target Rp 1,145 miliar,” katanya.

    Menurutnya ada enam sektor yang memiliki sumbangsih cukup besar yakni konstruksi, administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran kendaraan, jasa keuangan dan asuransi serta sektor lain-lain.

    Baca juga:  Bantuan Keuangan Parpol, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Batas Penyerahan Laporan

    Ia berharap realisasi pajak pada tahun 2021 jauh lebih besar seiring program pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah.

    “Di Teluk Bintuni sedang dibangun kontruksi untuk train tiga BP Tangguh. Selain itu akan dibangun pabrik pupuk di sana. Dari sisi perpajakan proyek ini akan mendongkrak pedapatan negara,” katanya lagi.

    Safiudin juga berharap operasi pabrik semen di Manokwari terus berjalan lancar. Kegiatan investasi asing itu menyumbang realisasi pajak cukup besar. (LPB1/red)

    Latest articles

    Kasus Hilangnya Iptu Tomi Marbun, Keluarga Resmi Lapor ke Polda Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com - Misteri hilangnya mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, memasuki babak baru. Pihak keluarga, melalui kuasa hukumnya, resmi...

    More like this

    Kasus Hilangnya Iptu Tomi Marbun, Keluarga Resmi Lapor ke Polda Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Misteri hilangnya mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel...

    Belajar Membatik ke Yogyakarta, Perkumpulan Perempuan Arfak Siapkan Batik Khas Papua Barat

    YOGYAKARTA, LinkPapua.com - Perkumpulan Perempuan Arfak (PPA) Papua Barat melakukan kunjungan ke Yogyakarta untuk...

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200 Sak Semen

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori...