28.4 C
Manokwari
Sabtu, April 5, 2025
28.4 C
Manokwari
More

    HUT ke-3 SSB Kasuari, Helen Cerita Bina Anak-anak Gratis dan Minimnya Perhatian

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Sekolah Sepak Bola (SSB) Kasuari memperingati HUT ke-3 tahun ini. Manajemen SSB Kasuari mengungkap harapan besar mereka agar bisa mendapat sokongan dari pemda.

    Dalam rangkaian HUT, juga digelar berbagai kegiatan lomba di lapangan Dermaga Biryosi Angkatan Laut, Rabu (26/6/2024).

    Kepala SSB Kasuari Manokwari Helen Frinda Dewi mengatakan, SSB Kasuari telah menginjak usia 3 tahun. Ia berharap, SSB Kasuari menjadi motivator kemajuan sepak bola Manokwari.

    Baca juga:  PPKM Diperpanjang Lagi, Bupati/Wali Kota Fokus Cegah Kerumunan

    “Bagaimana agar sekolah-sekolah bola di Kabupaten Manokwari dapat terekspos dengan baik. Semakin berjalannya waktu sekolah sepak bola mengalami pasang surut. Karena tidak ter-manage dengan baik oleh organisasi pendukungnya seperti PSSI ataupun pengurus kabupaten,” terang Helen.

    Menurut Helen, ini salah satu kendala terbesar yang dihadapi. Helen melihat, perhatikan pemprov dan pemkab dalam kemajuan sepak bola masih terbilang minim,

    “Kami sebenarnya sangat berharap pemda dan PSSI dapat membantu kami untuk membina anak-anak generasi muda Papua Barat. Kami meminta agar ada even untuk melibatkan anak-anak dalam pertandingan untuk menguji kemampuan mereka,” ujar Dewi.

    Baca juga:  Ricky Kambuaya Beri Motivasi ke Anak-anak SSB Kasuari: Jauhi Miras dan Narkoba

    Menurutnya anak-anak merupakan generasi emas yang harus dirangkul. Mereka punya talenta. Namun kata Helen, semua akan sia sia jika tidak disokong oleh program pembinaan berkelanjutan.

    Sampai saat ini lanjut Helen, pihaknya berjalan dengan keterbatasan.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Luncurkan Maskot Pesparawi Nasional XIV 2025

    SSB melakukan latihan setiap harinya. Dilatih oleh tiga orang couch. Mereka adalah para mantan pemain Perseman.

    “Anak-anak sendiri mengikuti SSB mulai dari 10 sampai 17 tahun dengan jenis pelatihan yang berbeda-beda dan mereka mengikuti sekolah bola ini gratis. Kami berharap agar kami lebih diperhatikan, dibina dan dirangkul demi kemajuan generasi emas penerus di Papua Barat ini,” kata Dewi. (LP14/red)

    Latest articles

    Belajar Membatik ke Yogyakarta, Perkumpulan Perempuan Arfak Siapkan Batik Khas Papua...

    0
    YOGYAKARTA, LinkPapua.com - Perkumpulan Perempuan Arfak (PPA) Papua Barat melakukan kunjungan ke Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan batik tulis sebagai bagian dari program pengembangan ekonomi...

    More like this

    Belajar Membatik ke Yogyakarta, Perkumpulan Perempuan Arfak Siapkan Batik Khas Papua Barat

    YOGYAKARTA, LinkPapua.com - Perkumpulan Perempuan Arfak (PPA) Papua Barat melakukan kunjungan ke Yogyakarta untuk...

    Panen Raya di Waraitama, Pemkab Bintuni Target Buka 100 Hektare Lahan Sawah Baru

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menargetkan pembukaan 100...

    Presiden Prabowo Melayat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang: Kami Punya Hubungan Keluarga

    JAKARTA, LinkPapua.com - Presiden Prabowo Subianto mengenang mendiang Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Monsinyur...