MANOKWARI,Linkpapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat bekerja sama dengan Bulog menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap I 2024, Rabu (31/1/2024). Bantuan menyasar 73.244 penerima di tujuh kabupaten.
Penyerahan dilakukan secara simbolik di Kantor Lurah Manokwari Barat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat Lasarus Ullo mengatakan program bantuan pangan ini merupakan kelanjutan program tahun 2023. Penyaluran dilakukan lebih cepat guna menjaga stabilitas pangan di masyarakat.
“Presiden menugaskan Badan Pangan nasional untuk melakukan penyaluran cadangan pangan pemerintah bersama Bulog melalui Badan Pangan Nasional Republik Indonesia,” jelas Lasarus.
Dikatakannya, tujuan program ini ialah yang pertama mengurangi beban pengeluaran dari keluarga penerima bantuan pangan. Yang kedua kata Lasarus, sebagai upaya untuk menangani kerawanan pangan, mengentaskan kemiskinan ekstrem, stunting dan gizi buruk.
“Dan yang ketiga upaya pengendalian inflasi, dan melindungi produsen dan konsumen,” terang dia.
Bantuan pangan yang diberikan pemerintah kepada Provinsi Papua Barat sebanyak 73.244. Adapun kabupaten penerima bantuan pangan yaitu Kabupaten Manokwari sebanyak 22.115 penerima, Kabupaten Manokwari Selatan sebanyak 5.496, Kabupaten Pegaf sebanyak 6.706, Kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 13.189, Kabupaten Teluk Wondama sebanyak 5.856, Kabupaten Fakfak sebanyak 13.197 dan Kabupaten Kaimana sebanyak 6.685.
Menurut Lasarus Ullo, penerima bantuan pangan ini adalah mereka yang berhak dan yang dikeluarkan oleh Bappeda dan Dinas Sosial sehingga masyarakat yang menerima bantuan ini benar-benar masyarakat yang membutuhkan.
Lasarus meminta kepada Bulog bersama-sama dapat mengawasi beras-beras bantuan ini agar tidak seperti tahun sebelumnya yang diperjualbelikan secara bebas.
“Karena ini beras subsidi dari pemerintah untuk masyarakat,” imbuhnya. (LP12/red)