25.5 C
Manokwari
Sabtu, April 5, 2025
25.5 C
Manokwari
More

    Ada Potensi Banjir Bandang-Longsor, Kapolres Teluk Bintuni Minta Siapkan Mitigasi

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar mengingatkan masyarakat agar mewaspadai bencana banjir bandang dan tanah longsor yang berpotensi terjadi tahun ini. Junov meminta semua pihak menyiapkan mitigasi bencana.

    Hal ini ia sampaikan dalam apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (16/2/2023). Apel diikuti berbagai unsur Polri.

    Junov mengatakan, untuk menghadapi fenomena terjadinya bencana alam di tahun 2023, harus disikapi secara sungguh-sungguh. Semua potensi harus bergerak dini untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materi.

    Baca juga:  Dirjen Otda Kemendagri Respons Positif Usulan Nataniel Mandacan Sebagai Pj Gubernur Papua Barat

    “Kita harapkan benar-benar mampu mempersiapkan diri secara maksimal dengan seluruh sumber daya yang dimiliki baik personel maupun sarana dan prasarana, untuk berperan secara aktif dalam rangka penanggulangan bencana alam di tahun 2023,” ucap Junov.

    Junov memaparkan beberapa hal sebagai penekanan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas terkait kesiapan penanggulangan bencana alam. Di antaranya,

    Baca juga:  Kejari dan Polres Bintuni Berhasil Mediasi Kasus Penganiayaan-KDRT Lewat RJ

    1. siapkan seluruh administrasi atau pilun yang dibutuhkan terkait dengan kesiapan penanggulangan bencana alam.

    2. Siapkan segala sarana dan prasarana serta bentuk satuan tugas inti dan cadangan yang sewaktu-waktu dapat digerakkan ke lokasi terjadinya bencana.

    3. Petakan serta pantau setiap perkembangan situasi yang terjadi pada daerah-daerah yang dianggap rawan terjadinya bencana.

    Baca juga:  Penting! Enam Pesan Kapolda Papua Barat Hadapi Operasi Patuh Mansinam

    4. Lakukan sambang dan beri himbauan kepada warga masyarakat pada daerah yang potensial terkena dampak bencana.

    5. Jalin koordinasi atau sinergi dengan seluruh instansi atau pihak-pihak yang terkait khususnya yang berhubungan dengan informasi dini terjadinya bencana dengan pencegahan dan melakukan tindakan lainnya yang bersifat persuasif.

    6. Laksanakan pelatihan bersama dalam penanganan bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi kapan saja. (LP6/red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Raharoi, Kampung Bowi Subur,...

    More like this

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200 Sak Semen

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori...

    Banjir Rendam 2 Kampung di Teluk Bintuni, 20 KK Terdampak

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com — Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Distrik Tuhiba, Kabupaten Teluk...

    Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Capaian Terbaik dalam 15 Tahun

    JAKARTA, LinkPapua.com – Timnas Indonesia mencatat sejarah baru dengan menempati peringkat 123 dunia dalam...