26.4 C
Manokwari
Jumat, April 4, 2025
26.4 C
Manokwari
More

    50 Rumah Bantuan di Bintuni Tertutup Rumput, Ini Penyebabnya

    Published on

    BINTUNI, Linkpapuabarat.com- Kondisi 50 unit rumah layak huni untuk warga di kampung Korano Jaya Teluk Bintuni terlihat memprihatinkan. Rumah bertipe 36 ini dibangun Dinas Perumahan provinsi Papua Barat dan rampung awal tahun 2018. Kini, kondisinya dipenuhi rumput setinggi orang dewasa.

    Kepala kampung Korano Jaya, Simon D Karto, mengaku sempat berkomunikasi dengan perwakilan dari Dinas Perumahan Provinsi Papua Barat, sebelum pembangunan rumah.

    “Kita siapkan lahan, pemerintah bangun rumah. Setelah kami cek lokasi, ternyata luas tanah untuk bangunan rumah tidak cukup, akhirnya disepakati 25 unit rumah dibangun di pinggir sungai, 25 unit lainnya dibangun di jalur 1,” jelas Simon, Senin (11/1/21).

    Baca juga:  Tinjau Ujian Sekolah, Bupati Teluk Bintuni Janjikan Rehabilitasi Gedung SMP Santa Monika

    Setelah rampung, Kabid dinas Perumahan kabupaten Teluk Bintuni mengatakan rumah yang dibangun akan dibagikan kepada warga yang berhak.

    “Sebagai kepala kampung, saya tidak mau ada warga lain yang bukan warga kampung Korano Jaya, mendapat bantuan rumah itu,” tegasnya.

    Baca juga:  Teluk Bintuni Kirim 12 Atlet Pencak Silat Ikuti Seleksi Pra-PON dan Kejurnas

    Sementara, lanjut dia, mandat dari dinas provinsi Papua Barat, adalah rumah bantuan itu harus dibagikan kepada warga kampung yang dinilai paling paham akan kondisi perekonomian setempat.

    Masalah ini pun sudah disampaikan berulang kali ke instansi terkait. Simon mengaku kecewa karena pembangunan rumah yang sudah rampung tetapi belum dibagikan kepada warga yang berhak menerima.

    “Seharusnya rumah itu bisa dinikmati oleh penerima manfaat, padahal saya sudah serahkan nama-nama warga yang kayak penerima bantuan rumah tersebut,” sesalnya.

    Baca juga:  Dihadiri Ribuan Warga, KPU Teluk Bintuni Luncurkan Tahapan Pilkada 2024

    Pantauan media ini, tidak ada aktivitas apa pun di kompleks rumah tersebut. Rumah permanen dibuat hampir serupa dengan jenis rumah bantuan pada umumnya, yakni terdiri atas dua kamar tidur dan ruang tamu, dapur, dan kamar mandi.

    Terpisah, Sekretaris Dinas perumahan, Markus sefire S.E, saat dikonfirmasi media ini berjanji akan segera menanyakan perihal belum dibaginya rumah layak huni tersebut kepada Kabid Perumahan. (LPB5/red)

    Latest articles

    Gubernur Buka Liga 4 Regional PBD, Janjikan Hadiah Rp50 Juta untuk...

    0
    SORONG, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Elisa Kambu, resmi membuka Liga 4 PSSI Regional PBD di Stadion Bewela, Kota Sorong, Kamis (3/4/2025)....

    More like this

    Pawai Takbir Lebaran Idulfitri, Bupati Bintuni Ajak Warga Pererat Silaturahmi

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi...

    Bupati Teluk Bintuni Tinjau Distrik Tomu, Warga Keluhkan Rumah Tak Layak Huni

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Warga Distrik Tomu, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, mengeluhkan kondisi...

    Pertama Kali, Rutan Bintuni Berikan Remisi Idulfitri dan Nyepi Bersamaan

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Untuk pertama kalinya, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bintuni, Papua...