27.3 C
Manokwari
Selasa, Juli 23, 2024
27.3 C
Manokwari
More

    25 pasien COVID-19 di Papua Barat sembuh, 14 kasus baru

    Published on

    Manokwari-Sebanyak 25 pasien positif COVID-19 di Provinsi Papua Barat dinyatakan sembuh pada Rabu (19/8), dan hari yang sama Satgas menemukan 14 kasus baru dari Kota Sorong dan Sorong Selatan.

    “25 pasien yang sembuh hari ini, semua dari Kota Sorong. Pada hari yang sama di Kota Sorong ditemukan 13 kasus baru juga satu kasus di Sorong Selatan,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap.

    Data terbaru per-19 Agustus 2020 kasus positif COVID-19 di Papua Barat terakumulasi sebanyak 634 kasus. Dari angka tersebut 511 orang diantaranya berhasil sembuh, tujuh meninggal dunia dan sisanya masih dalam perawatan.

    Baca juga:  Tok! DPR RI Setujui Papua Barat Daya Jadi Provinsi Ke-38 Indonesia

    “Selain itu, Satgas COVID-19 saat ini masih memantau sebanyak 582 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien. Dari hasil tracing hari ini di beberapa daerah didapat 94 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien, 87 ditemukan di Kota Sorong, lima di Fakfak, Sorong Selatan satu dan Manokwari satu,” katanya lagi.

    Menurut Arnold, saat ini jumlah pasien yang sembuh di Papua Barat sudah mencapai 80,6 persen. Secara kuantitatif, angka pasien sembuh di provinsi ini terus meningkat.

    Baca juga:  Tren Pelanggaran Disiplin Prajurit Naik, Pangdam Kasuari Minta PM Bertindak Tegas

    “Prosentasenya fluktuatif tapi dari sisi jumlah terus meningkat. Kita berdoa sama-sama, seluruh pasien bisa sembuh,” ujarnya lagi.

    Dari 13 kabupaten kota di Papua Barat, delapan diantaranya masuk dalam daftar zona merah yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Manokwari, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana.

    Sedangkan lima daerah zona hijau yakni Maybrat, Tambrauw, Pegunungan Arfak, Raja Ampat dan Manokwari Selatan.

    Baca juga:  Bupati Harapkan Bansos Dimanfaatkan Dengan Baik

    “Ada dua kabupaten dari zona merah berubah ke zona hijau yaitu Raja Ampat dan Manokwari Selatan. Teluk Bintuni sempat ke zona hijau, tapi kembali ke merah karena ada kasus baru. Lalu Sorong Selatan yang selama ini hijau masuk ke zona merah setelah ditemukan kasus perdana beberapa waktu lalu,” kata Tiniap menambahkan.

    Ia berharap, Satgas COVID-19 di setiap daerah aktif dalam melakukan penelusuran kontak pasien. Dengan demikian diharap mata rantai penularan dapat diputus lebih cepat.(RPB1/red)

    Latest articles

    Polisi Sebut 24 TPS di Bintuni Sangat Rawan: Moskona-Wamesa Terbanyak

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Polres Teluk Bintuni menggelar sosialisasi kamtibmas menyongsong Pilkada 2024 di Gedung Andriano Ananta Mapolres Bintuni, Selasa (23/7/2024). Dalam sosialisasi ini, Polres...

    More like this

    Kajati Papua Barat Paparkan Sejumlah Capaian pada Momentum HBA ke- 64

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Pada momentum Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 64 tahun ini, Kepala Kejaksaan...

    Kajati Papua Barat Harap HBA ke-64 jadi Momentum Introspeksi Diri

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64,...

    Polda Papua Barat Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Mantap Praja Mansinam I

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam operasi Mantap Praja Mansinam I, Polda Papua Barat akan mengirimkan personelnya...