Senin, September 20, 2021
28.1 C
Manokwari
28.1 C
Manokwari
Senin, September 20, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,468
Total Kematian
Updated on Monday, 20 September 2021, 11:48 11:48 am
60,969
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 20 September 2021, 11:48 11:48 am
4,190,763
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 20 September 2021, 11:48 11:48 am

Wabup Andi Kayukatuy Target Pembangunan Posko Covid Simpang Goro Tuntas 1 Bulan

WASIOR, linkpapua.com– Wakil Bupati Teluk Wondama, Papua Barat Andarias Kayukatuy menargetkan pembangunan posko Covid-19 di Simpang Goro, Distrik Naikere dengan bangunan permanen bisa tuntas dalam waktu 1 bulan.

Posko Simpang Goro merupakan pos penyekatan Covid-19 jalur darat terpenting karena merupakan jalur perlintasan antar kabupaten dan antar provinsi.

Di posko inilah setiap kendaraan dari arah Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan dan sekitarnya juga dari Kabupaten Nabire Provinsi Papua diperiksa sebelum memasuki kota Wasior.

Namun demikian selama ini posko Covid-19 di Simpang Goro masih berupa bangunan darurat meski penjagaannya dilakukan selama 24 jam.

Maka dari itu, Wabup Andarias Kayukatuy sebelumnya telah meminta Satgas Covid-19 mempersiapkan pembangunan Posko Simpang Goro dengan bangunan permanen sehingga petugas bisa bekerja dengan nyaman.

“Kami harap satu bulan sudah selesai supaya petugas bisa betah di sini. Dengan kondisi seperti ini kan saya juga kasihan. Kalau tidur malam dingin, jadi tidak nyaman. Kalau ada kamar kan mereka (petugas) bisa istirahat di sini sehingga mereka bisa bertugas lebih optimal lagi, “ucap Andi, demikian panggilan karib Wabup Teluk Wondama saat meninjau langsung Posko Simpang Goro di Distrik Naikere, Sabtu (24/7/2021).

Dari peninjauan lapangan itu, Andi mendapatkan laporan bahwa lokasi untuk bangunan Posko Simpang Goro telah disiapkan. Termasuk para tukang yang akan membangun posko telah tiba di Goro. Adapun bangunan posko yang baru direncanakan berukuran 6,5 x 12 meter.

Baca juga:  Kecewa Pembagian Paket Proyek 2021, Pengusaha Asli Papua Palang 7 Kantor Pemkab Wondama

Berdasarkan laporan petugas jaga, Wabup yang dalam kunjungan itu didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Yefta Siregar juga meminta agar Posko Simpang Goro dilengkapi dengan peralatan penunjang termasuk alat pelindung diri (APD) bagi petugas jaga.

“Saya juga minta Satgas bisa penuhi peralatan di sini. Terutama ada alat medis, sehingga masyarakat yang lewat di sini bisa diperiksa di tempat. Diswab, bahkan bisa dilakukan vaksin di tempat bagi yang belum divaksin, “ujar mantan Kepala Dinas Sosial Wondama.

Kepala Distrik Naikere George Ramar selaku koordinator Posko Simpang Goro juga berharap pembangunan posko permanen bisa segera dilakukan. Ramar memastikan lokasi untuk bangunan posko sudah disiapkan masyarakat setempat dengan ukuran 20 x 20 meter.

“Mau hari ini atau besok (dimulai) kami siap. Kami juga berharap bisa lebih cepat sehingga bagi kontraktor yang menang tender bisa segera mulai. Lokasinya sudah siap, “kata Ramar.

Meski dengan posko darurat, lanjut Ramar, pihaknya selama ini telah berupaya melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap kendaraan juga warga yang akan masuk ke kota Wasior secara maksimal.

Untuk petugas jaga di posko, menurut Ramar, penjagaan dilakukan secara bergiliran dengan setiap shift berjumlah 10 orang yang terdiri atas 4 personil TNI AD, 2 petugas kepolisian, 2 petugas medis dan 2 staf distrik.

“Kami juga harap kalau bisa satu bulan sudah selesai (bangunan posko baru) supaya petugas bisa kerja nyaman dan layak, “pungkas Ramar. (Rex)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here