Rabu, Agustus 4, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Rabu, Agustus 4, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

98,889
Total Kematian
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 00:13 12:13 am
524,142
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 00:13 12:13 am
3,496,700
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 00:13 12:13 am

Vaksinasi Massal di Kampung Arowi, Gubernur Bagi 500 Paket Bapok

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat kembali menggelar vaksinasi Covid-19 massal, Kamis (8/7/2021).

Vaksinasi massal kali ini digelar di Kampung Arowi, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari. Vaksinasi massal digencarkan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif di masa pandemi.

“Sebagaimana yang telah dijanjikan, demi menciptakan kekebalan kelompok, pemerintah dan TNI/POLRI bergerak bersama melaksanakan serbuan massal vaksinasi dengan mendatangi daerah permukiman warga secara bergiliran,” kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, kepada Linkpapua.com di lokasi vaksinasi massal.

Dominggus menyatakan, kebijakan pemerintahnya melalui program serbuan massal vaksinasi Covid-19 harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebab, vaksinasi hanya akan dilaksanakan selama masa PPKM. Itu mengingat salah satu syarat kesehatan masyarakat dalam melakukan perjalanan ialah sertifikasi vaksinasi.

Untuk itu, orang nomor satu di Bumi Kasuari ini mengajak seluruh masyarakat untuk jalani vaksin Covid-19. Dirinya mengimbau, agar para orang tua turut membawa anak mereka yang telah berumur di atas 12 tahun untuk mendatangi tempat-tempat pelayanan vaksinasi terdekat.

“Masyarakat jangan salahkan pemerintah jika tidak diizinkan bepergian ke daerah lain karena tidak memenuhi syarat pembatasan PPKM di daerah ini,” ujar Dominggus. “Segeralah divaksin, tak perlu takut,” katanya lagi.

Di sisi lain, dalam serbuan vaksinasi massal tersebut, Dominggus juga turut menyalurkan 500 paket bahan pokok (bapok) makanan kepada masyarakat lokal. Mayoritas dari mereka yang menerima telah disesuaikan berdasarkan data pemerintahan kampung tersebut.

“Bapok ini merupakan kepedulian Pemerintah Papua Barat guna meringankan beban keluarga, terutama mereka yang terdampak ekonomi akibat pandemi, tetapi tetap mendatangi tempat pelayanan vaksinasi dan sudah divaksin,” kata Dominggus. (LP7/Red)

Latest news