Selasa, Agustus 3, 2021
26.1 C
Manokwari
26.1 C
Manokwari
Selasa, Agustus 3, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

97,291
Total Kematian
Updated on Monday, 2 August 2021, 23:52 11:52 pm
523,164
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 2 August 2021, 23:52 11:52 pm
3,462,800
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 2 August 2021, 23:52 11:52 pm

Tekan Laju Pandemi, Papua Barat Launching 115 Kampung Tangguh

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com Sebanyak 115 wilayah di Papua Barat diresmikan menjadi kampung tangguh (Yabah Nonti) Covid-19, Kamis (25/2/2021). Peresmian dilakukan simbolik dan dipusatkan di Kampung Udapi Hilir, Distrik Prafi.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing mengatakan program ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menghadapi pandemi Covid-19. Hadirnya kampung tangguh memberi ruang dalam penanganan pandemi dari tingkatan kampung.

“Sudah ada 115 kampung yang menjadi percontohan di kabupaten/kota se Papua Barat. Ini sebagai tindak lanjut arahan presiden tentang pemberlakukan PPKM skala mikro. Dengan menjadi kampung tangguh maka diharapkan kampung sekitarnya juga bisa mengikuti sehingga menjadi stimulus,” ujar Kapolda.

Peran kampung tangguh sangat penting. Di mana untuk terus mengedukasi masyarakat agar penyebaran Covid bisa diminimalisir.

“Kita harus tetap optimistis untuk pencegahan terhadap Covid,” ungkap Kapolda.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan, kampung tangguh bertujuan agar masyarakat peduli terhadap pencegahan Covid-19. Kampung Tangguh juga diharapkan mampu mendorong masyarakat di tingkat paling kecil untuk inisiatif dalam menangkal pandemi.

“Salah satu konsep kampung tangguh ini adalah menyediakan tempat isolasi bagi warga sekitar yang terpapar Covid-19. Tentunya ini menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan. Kuat dalam ketahanan pangan dan mengajak masyarakat untuk tetap berproduksi, berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat yang ada agar tercipta keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar Nyoman.

Sementara Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani mengatakan, semua elemen harus mendukung pemerintah maupun TNI-Polri dalam penanganan Covid-19. Sehingga dengan pencanangan kampung Yaba Nonti menjadi kampung Tangguh dalam bidang kesehatan maupun ketahanan pangan.

Termasuk juga menjaga keamanan dan memfilter pengaruh negative yang masuk ke kampung tersebut.

Disebutkan 115 kampung Yaba Nonti tersebar di kabupaten/kota hasil dari binaan jajaran Polda dan Polres. Yaitu Polda Papua Barat 7 kampung, Polres Manokwari 18 kampung, Polres Sorong Kota 10, Polres Sorong 14, Polres Sorong Selatan 15 kampung, Polres Raja Ampat 6 kampung, Polres Fak-Fak 6 kampung, Polres Kaimana 9 kampung, Polres Teluk Wondama 8 kampung, Polres Teluk Bintuni 14 kampung dan Polres Manokwari Selatan 5 kampung.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan sejumlah bantuan berupa sembako, peralatan alat pertanian dan bibit tanaman. Setelah melaunching kampung Yaba Nonti di Kampung Udapi Hilir, rombongan juga melihat kesiapan kampung Yaba nonti lainnya di Kampung Inkuaisi.(LPB3/red)

Latest news