Jumat, September 17, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Jumat, September 17, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,138
Total Kematian
Updated on Friday, 17 September 2021, 21:05 9:05 pm
68,942
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 17 September 2021, 21:05 9:05 pm
4,185,144
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 17 September 2021, 21:05 9:05 pm

Sejak 2017, Pemprov Papua Barat “Siram” Tambrauw Rp480,8 M untuk Bangun Jalan-Jembatan

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat terus melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh kabupaten/kota. Itu ditandai dengan guyuran anggaran bahkan hingga ratusan miliar rupiah.

Salah satu yang daerah yang jadi perhatian untuk pembangunan adalah Kabupaten Tambrauw. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyampaikan pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan dan jembatan di Tambrauw mencapai Rp480 miliar sejak 2017. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana dan pra sarana infrastruktur di sana.

“Di tahun 2017 kita membangun sejumlah infrastruktur di Tambrauw, seperti jalan distrik Mega ke Feff dengan alokasi Rp15,2 M, peningkatan jalan Sikwa ke Feff dengan anggaran Rp33,7 M, pembangunan jembatan tahap pertama kali Sayang Rp6,8 M sehingga total anggaran berjumlah Rp55,8 M,” beber Dominggus, Jumat (20/8/2021).

Dominggus juga merincikan, pada 2018, Pemprov Papua Barat mengalokasikan anggaran bagi peningkatan jalan Baun ke Selewok dengan anggaran Rp33,7 miliar, peningkatan jalan Siakwa ke Feff Rp33,1 miliar, dan peningkatan jalan Lega ke Sausapor Rp28,5 miliar, pembangunan jembatan kali Sayang tahap kedua Rp3,7 miliar sehingga total anggaran pada 2018 mencapai Rp131,1 miliar.

Lalu pada 2019 terdapat program peningkatan jalan Baun ke Selewok Rp28,8 miliar, peningkatan jalan Selewok ke Baun (aspal) Rp43,1 miliar, peningkatan jalan Sikwa ke Feff Rp12,9 miliar, peningkatan jalan Mega ke Sausapor Rp23,9 miliar, peningkatan jalan (aspal) Miyah ke Feff Rp14,5 miliar, peningkatan jembatan tahap tiga kali Sayang Rp3,7 miliar sehingga total ada 2019 sebesar Rp127,1 miliar.

Baca juga:  Lulus Cumlaude IPK 3,88, Gubernur Papua Barat dan Istri Diwisuda Jadi Magister Sains

“Bahkan di masa pandemi Covid-19 kita tetap melakukan pembangunan di Tambrauw, seperti pembangunan jalan Warma di Saukorem Distrik Amberbaken Barat sebesar Rp23 M. Ada juga peningkatan jalan Selewok ke Baun (cor beton) Rp17,1 M, peningkatan jalan Feff ke Siakwa (lapen) sebesar Rp14,4 M. Peningkatan jalan Miyah ke Feff anggarannya Rp8,6 M. Peningkatan jalan dalam kota Feff anggarannya Rp16,4 M. Serta pembangunan jembatan kali Asiak Rp5,6 M. Di tahun 2020 total anggarannya Rp85,3 M,” beber Dominggus.

Perhatian untuk Tambrauw tetap diberikan oleh Pemprov Papua Barat untuk 2021 ini yang masih berjalan, Meskipun APBD Papua Barat mengalami penurunan lebih dari Rp1 triliun.

Pembangunan yang dilakukan, yaitu jalan Kebar Timur ke Teluk Bintuni Rp39,1 miliar, pembangunan jalan Feff Rp3,8 miliar, peningkatan jalan Feff ke Siakwa (lapen) dengan anggaran Rp6,7 miliar, pembangunan jalan Miyah ke Feff Rp19,5 miliar, pembangunan jalan kali Asiak Rp1,9 miliar, pembangunan jalan dari kali Kasih Rp10 miliar.

“Total anggaran selama kepemimpinan saya dan Wakil Gubernur untuk pembangunan jalan dan jembatan di Tambrauw mencapai Rp480,8 miliar. Sehingga kalau ada anggapan dari Pemda Tambrauw, Pemprov Papua Barat tidak membangun di Tambrauw, itu hanya miskomunikasi saja atau OPD teknis di Tambrauw tidak sampaikan ke Bupati,” tutupnya. (LP2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here