oleh

Resmi Pimpin Teluk Wondama, Hendrik Mambor Janji Fokus Ekonomi di Tahun Pertama

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pasangan Bupati dan Wabup Teluk Wondama resmi dilantik oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Rabu pagi (5/5/2021). Pasangan ini bertekad membawa perubahan fundamental di daerah itu.

Ditemui sejumlah wartawan usai pelantikan, Bupati Teluk Wondama HendrikĀ  Mambor, mengakui punya tugas berat untuk membawa perubahan. Karenanya ia akan memberi prioritas pada beberapa sektor.

“Awal-awal saya akan fokus pada pembangunan (peningkatan) ekonomi daerah atau menstabilkan kembali perekonomian daerah,” katanya.

Ia menyebutkan setelah dipelajari evaluasi Kementerian Keuangan, kapasitas fiskal Wondama berada pada tingkat paling rendah. Perputaran uang masih sangat minim.

Untuk itu, fokus utama ditahun pertama kerja adalah peningkatan ekonomi daerah. Sekaligus kata Mambor mendorong bangkitnya ekonomi kerakyatan agar bisa menopang segala sektor.

Mambor melanjutkan, peningkatan ekonomi daerah merupakan tumpuan utama program prioritas di tiga tahun masa pemerintahannya. Oleh sebab itu, faktor sektor penunjang yang menjadi sumber pendapatan akan dibangun dan dimaksimalkan.

“Diantaranya, ialah menggenjot sektor perikanan dan pariwisata. Sarana dan prasarana yang perlu dibangun untuk peningkatan tersebut, ialah pembangunan Bandar Udara Wondama,” jelas Mambor.

Dia menargetkan, bandara sudah harus mulai dibangun pada 2022 mendatang.

“Kita ingin hidupkan sektor pariwisata, faktor penunjangnya adalah bandara. Banyak memang yang harus dipersiapkan untuk bandara, tetapi kami sudah bersepakat (komitmen), target tahun depan, apapun kendalanya, bandara sudah harus dibangun,” kata Hendrik Mambor.

Selain itu, Syake juga ingin membuka kantor kas perwakilan Bank Indonesia (BI) di Rumberpon dan Yendiron, guna meningkatkan serta memudahkan transaksi perbankan antar masyarakat kepulauan dan pesisir di wilayah itu.

“Kita ingin wujudkan itu, agar memudahkan masyarakat dan perputaran uang juga lancar, terutama pembayaran gaji para guru disitu. Muda-mudahan BI Papua Barat mengizinkan,” kata Mambor.(LP7/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini