Jumat, Desember 2, 2022
26.5 C
Manokwari
26.5 C
Manokwari
Jumat, Desember 2, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Polisi Terus Kejar KKB Pelaku Penyerangan di Moskona

MANOKWARI, Linkpapua.com – Jajaran Polda Papua Barat dan Polres Teluk Bintuni terus melakukan pengejaran pelaku penyerangan sejumlah pekerja jalan trans Papua Barat di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua Barat, Kombes Pol. Novia Jaya, mengatakan peran serta masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku yang terduga kuat merupakan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Memang kita terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan. Dengan menyebar foto dan identitas pelaku diharapkan dapat mempersempit ruang gerak mereka serta masyarakat ikut melaporkan jika di sekitar wilayahnya menjumpai para pelaku tersebut. Karena tidak bisa ditampik kendala wilayah juga mempersulit pencarian kita. Mohon doanya agar dalam waktu dekat ini mereka bisa ditangkap,” kata Novia, Selasa (11/10/2022).

Baca juga:  Polda Papua Barat Klaim Selamatkan Rp1,523 Miliar Kerugian Negara
Baca juga:  Buka Festival Tanaman Hias, Bupati Manokwari Harap Jadi Agenda Tahunan

Dikatakannya, pihaknya juga terus berupaya agar para pelaku tidak dapat keluar dari wilayah Teluk Bintuni dan sekitarnya. Pihak kepolisian juga akan memberikan jaminan keamanan agar pengerjaan jalan bisa terus berlanjut.

Sementara itu, terkait dengan sejumlah senjata api yang juga digunakan kelompok tersebut, Novia mengatakan senjata api tersebut merupakan rakitan dan rampasan dari anggota kepolisian.

Penyerangan yang terjadi pada awal Oktober lalu menyebabkan empat pekerja jalan meninggal dunia. Polisi sendiri telah menetapkan 12 pelaku penyerangan dalam daftar pencarian orang (DPO). (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here