28.6 C
Manokwari
Rabu, Mei 29, 2024
28.6 C
Manokwari
More

    Polisi Amankan 46 Penambang Ilegal di Manokwari, Kini Diperiksa Maraton

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Polres Manokwari mengamankan sedikitnya 46 penambang emas ilegal dari kawasan Waserawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Selasa (22/11/2022). Mereka menjalani pemeriksaan maraton.

    Kapolres Manokwari AKBP Parisian Herman Gultom membenarkan penangkapan 46 penambang. Ia menyebut, mereka masih menjalani pemeriksaan.

    “Iya benar” kata Gultom.

    Sebelumnya, sejak Jumat pekan lalu, aparat Kepolisian dari Sabhara Polres dan Brimob di bawah pimpinan Kapolres Manokwari melakukan penyisiran di kawasan Waserawi, lokasi tambang ilegal. Kapolres Manokwari dan Kasat Reskrim serta beberapa personel baru turun dari lokasi Selasa pagi.

    Baca juga:  Tim Futsal Remas Masjid Al Ikhsan Arfai Juara BKPRMI Cup 2022

    Adi seorang penambang yang ditemui di Mapolres mengatakan, dia dan teman-temanya diarahkan dari lokasi penambangan ke lokasi transit di kali Wariori. Kemudian pada Senin malam diangkut dengan truk menuju Manokwari.

    “Kami sempat singgah di Polda Papua Barat, menunggu teman-teman lainnya tadi malam sekitar jam 21.00 WIT. Setelah terkumpul lalu kita diarahkan ke Polres,” ucap Adi, Selasa (22/11).

    Adi mengaku baru bekerja satu minggu sebagai penambang di lokasi. Ia bukan warga Manokwari.

    Baca juga:  Waterpauw Sentil Honor Nakes di Apel Perdana

    “Saya dari Bima, ikut teman tiba di sini kita dipekerjakan di lokasi tambang baru satu minggu. Belum ada hasil sudah diarahkan ke Polres sini,” tutur Adi.

    Istrinya, kata Adi sempat cemas karena mendengar kabar bahwa ia ikut lari ke dalam hutan.

    “Istri saya baru turun tadi siang dari SP Prafi, setelah tau bahwa saya juga ikut dalam rombongan ke Mapolres sini,” katanya.

    Baca juga:  Terduga Pemerkosa Karyawan Toko  Diringkus Tim Avatar Polres Manokwari

    Adi mengaku belum diperiksa oleh penyidik Polres, meski sebagian teman-temanya sudah diperiksa.

    “Saya dari pagi tadi belum diperiksa, kita tetap tunggu saja,” ucapnya.

    Untuk makan, Adi mengatakan ditanggung masing-masing. Padahal waktu di penampungan di Kali Wariori mereka diberi makan.

    “Waktu di penampungan kita dikasih makan tapi setelah turun di sini (Polres) makan ditanggung masing-masing,” katanya.

    Nampak di Aula Polres Manokwari beberapa istri penambang emas juga turun melihat kondisi suami mereka. (LP2/red)

    Latest articles

    HUT Bintuni Dipusatkan di Alun-alun Argosigemerai: Lomba, Pameran, hingga Hiburan Artis...

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-21 Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, akan dipusatkan di alun-alun Argosigemerai, SP5, Distrik Bintuni....

    More like this

    HUT Bintuni Dipusatkan di Alun-alun Argosigemerai: Lomba, Pameran, hingga Hiburan Artis Ibu Kota

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-21 Kabupaten Teluk Bintuni,...

    Kemenkumham Raih Penghargaan Digital Government Awards SPBE Summit 2024

    JAKARTA, LinkPapua.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kembali meraih penghargaan Digital Government Awards...

    Pembangunan Dermaga Tofoi Teluk Bintuni Capai 99%, Peresmian Dijadwalkan 6 Juni

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Dermaga Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) di Kampung Tofoi,...