Rabu, Agustus 4, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Rabu, Agustus 4, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

98,889
Total Kematian
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 02:16 2:16 am
524,142
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 02:16 2:16 am
3,496,700
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 02:16 2:16 am

Polda Papua Barat Gelar Vaksinasi Massal, Kapolda: Ini demi Keselamatan Kita

MANOKWARI, Linkpapua.com- Polda Papua Barat menggelar vaksinasi massal Covid-19 yang dipusatkan di Mapolda Papua Barat, Sabtu (26/6/2021).

Selain mendukung upaya pemerintah memasifkan vaksinasi, juga digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 pada 1 Juli mendatang.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, mengungkapkan vaksinasi massal juga dilaksanakan di jajaran Polres se-Papua Barat.

“Vaksinasi ini merupakan tahap kedua hingga akhir Juni. Apa yang dilakukan jajaran Polda dan Polres sebagai upaya untuk mendukung vaksinasi pemerintah,” kata Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

Dari jumlah penduduk Papua Barat sekitar 1,1 juta orang, 70 persennya harus divaksin untuk mencapai untuk membentuk herd immunity.

“Target itu yang menjadi acuan kita dalam memerangi laju Covid-19. Target kita melaksanakan vaksin bagi 6.500 jiwa pada hari ini di Polda dan Polres se-Papua Barat,” beber Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

Vaksinasi akan dilaksanakan beberapa hari ke depan. Saat ini jumlah vaksin yang sudah dipasok ke Papua Barat berjumlah 284 ribu vaksin, sedangkan yang sudah disuntikkan mencapai 230 ribu vaksin.

Jumlah tersebut, menurut Irjen Pol Tornagogo Sihombing, sudah mencapai 70 persen vaksin yang sudah dipasok ke Papua Barat yang telah digunakan.

“Vaksinasi massal jadi acuan masyarakat untuk tidak ragu melaksanakan vaksinasi Covid-19. Ini demi keselamatan kita semua, jangan percaya pada berita hoaks karena masyarakat berlomba-lomba mendapatkan vaksin,” ucapnya.

“Kita sudah siapkan sarana bagi masyarakat untuk divaksin maka tolong manfaatkan momen itu, termasuk juga di Polres-Polres. Vaksin yang digunakan Sinovac dan Astrazeneca karena kedua vaksin ini yang dianjurkan oleh pemerintah dan WHO.” (LP3/Red)

Latest news