25.8 C
Manokwari
Jumat, Februari 23, 2024
25.8 C
Manokwari
More

    Poin Instruksi Pangdam Kasuari ke Prajurit: Jangan Arogan, Jaga Netralitas di Pemilu

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com- Kodam Kasuari memulai Operasi Penegakan Ketertiban (Ops Gaktib) dan Yustisi gabungan Polisi Militer (POM) 2023. Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema menegaskan operasi ini untuk menekan angka pelanggaran disiplin prajurit.

    Ops Gaktib digelar di lapangan upacara Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Rabu (8/3/2023). Upacara ditandai dengan penyematan tanda Operasi Gaktib dan Yustisi kepada perwakilan petugas penegak disiplin dari POM TNI AD, AL dan AU oleh Pangdam XVIII/Kasuari.

    Pangdam mengatakan bahwa visi dan misi TNI dalam mewujudkan prajurit TNI yang profesional, modern dan tangguh terus dilakukan. Karena itu, kepolisian militer TNI menyelenggarakan fungsi Polisi Militer.

    Baca juga:  Yayasan Kartika Jaya Cabang Kasuari Salurkan Bingkisan untuk Korban Kebakaran Borobudur

    “Upaya penegakan hukum dan disiplin prajurit menjadi hal yang sangat penting. Berdasarkan data laporan operasi gaktib dan operasi yustisi Polisi Militer tahun 2022, masih ditemukan adanya trend kenaikan jumlah kasus dibandingkan tahun 2021. Hal ini juga yang kemudian menjadi pertimbangan bagi TNI untuk tetap menjadikan gelar operasi gaktib dan operasi yustisi sebagai salah satu prioritas dalam pembinaan personel di lingkungan TNI,” ucapnya.

    Sasaran penyelenggaraan operasi gaktib dan operasi yustisi tahun ini adalah meningkatkan disiplin, tata tertib serta kepatuhan hukum segenap prajurit TNI baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari. Termasuk, menindak prajurit TNI yang melanggar hukum, disiplin, dan tata tertib di mana pun berada dan mencegah arogansi prajurit TNI yang dapat merendahkan martabat dan citra TNI di masyarakat.

    Baca juga:  Roma Megawanty Puji Lomba Kreasi Pangan Lokal: Wadah Kreativitas Perempuan Arfak

    “Menjelang Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, perlu diwaspadai munculnya politik identitas di masyarakat. Dalam menyikapi situasi ini, seluruh prajurit TNI hendaknya tetap netral dan tidak terseret ke arah polarisasi politik. Polisi Militer dituntut untuk mampu melakukan pencegahan dan penindakan terhadap upaya-upaya yang tidak selaras dengan netralitas TNI seperti penggunaan atribut partai oleh anggota TNI dan penggunaan fasilitas dinas oleh pihak yang tidak berhak demikian juga dengan perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan media sosial,” kata Pangdam membacakan amanat Panglima TNI.

    Baca juga:  200 Pemuda PB-PBD Ikuti Latsarmil Komcad, Dirjen Potham: Ini Bakal jadi Role Model

    Upacara turut melibatkan Satlantas Polda Papua Barat, Sat Brimob Manokwari, Dishub Provinsi Papua Barat. Hadir pula Kapolda Papua Barat, Kafasharkan TNI AL Manokwari, Perwira LO AL dan LO AU Kodam XVIII/Kasuari, para Asisten dan Kabalakdam Kodam XVIII/Kasuari, Kasatlantas Polda Papua Barat, Dansat Brimob Manokwari  dan Kapolres Manokwari. (*/red)

    Latest articles

    Pleno di Distrik Kokas Fakfak Diduga Dimanipulasi, Suara Uswanas dari 119...

    0
    KOKAS,LinkPapua.com– Pleno rekapitulasi perolehan hasil suara Pemilu 2024 di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat diduga dimanipulasi. Sejumlah caleg melaporkan suaranya berkurang, sementara ada...

    More like this

    Pleno di Distrik Kokas Fakfak Diduga Dimanipulasi, Suara Uswanas dari 119 jadi 1.203

    KOKAS,LinkPapua.com– Pleno rekapitulasi perolehan hasil suara Pemilu 2024 di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua...

    Partai Golkar Bantah Soal Dugaan Pelanggaran Pemilu di Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Adanya tuduhan terhadap DPD Partai Golkar Papua Barat yang akan melakukan intervensi...

    Persiapan PSU, Ketua KPU Manokwari Lantik KPPS di 7 TPS

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari Christin.R. Rumkabu melantik Kelompok Penyelenggara Pemungutan...