27.8 C
Manokwari
Senin, Juli 22, 2024
27.8 C
Manokwari
More

    Perkebunan kakao Ransiki butuh suntikan dana untuk peremajaan

    Published on

    Manokwari,Linkpapuabarat.com – Perkebunan kakao di Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan membutuhkan suntikan anggaran untuk  meningkatkan produksi.

    Ketua Koperasi Eiber Suth Ransiki, Yusuf Kawai, Sabtu (14/11), mengutarakan luas seluruhan perkebunan tersebut mencapai 1.868 hektar. Dari lahan itu baru sekitar 200 yang bisa berproduksi.

    Yusuf mengungkapkan kendala yang dihadapi petani dan koperasi saat ini hanya modal. Petani di Manokwari Selatan dinilai siap untuk menggarap seluruh lahan perkebunan.

    Baca juga:  Mansel Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi dan Tsunami

    “Kendala kami cuma dana, kalau ada pembeli yang bisa mensuport kami sangat siap,” kata Yusuf.

    Menurutnya, produksi kakao di Manokwari Selatan saat ini sudah lancar meskipun belum banyak. Dari pengelolaan 200 hektar lahan perkebunan tersebut koperasi Eiber Suth sudah mampu melakukan pengiriman secara rutin.

    “Dulu, dua bulan sekali baru bisa kirim, tapi sekarang dalam satu bulan kami bisa kirim dua kali. Sekali kirim 12 ton ke Surabaya,” katanya.

    Baca juga:  Komisi V Puji Jalan Mulus di Manokwari Selatan

    Untuk ekspor, lanjut Yusuf, saat ini baru dilakukan ke Inggris. Sudah cukup banyak pembeli dari sejumlah negara mengajukan permintaan namun belum bisa dipenuhi karena produksi masih terbatas.

    Sebelumnya Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pada berharap produksi kakao Ransiki meningkat hingga menghasilkan panen 1.000 ton per bulan. Gubernur yakin hal itu dapat tercapai karena lahan yang tersedia masih sangat luas.

    Baca juga:  PHBI-Dewan Masjid Mansel Sepakat tak Ada Takbir Keliling

    Dominggus juga mengutarakan bahwa nilai bisnis dari pengelolaan 200 hektar oleh petani dan koperasi selama tahun 2020 ini sudah mencapai Rp2,8 miliar

    Ia ingin seluruh lahan bisa dikelola agar semakin banyak pendapatan yang diterima baik koperasi maupun petani.

    “Kalau semua lahan sudah produksi kami yakin harapan pak gubernur akan tercapai dan semua permintaan dari beberapa negara tadi kami bisa penuhi,” kata Yusuf lagi. (LPB1/red)

    Latest articles

    Diajak ke Kebun, IRT di Manokwari Ditembak Suami

    0
    MANOKWARI, linkpapua.com- Seorang ibu rumah tangga (IRT) Manokwari bernama Nely Saori (49) ditembak saat memetik merica di kebun miliknya. Nely diduga ditembak oleh suaminya...

    More like this

    Ketua Bhayangkari Polres Mansel: Majukan Organisasi, Beri Manfaat Positif

    MANSEL, linkpapua.com- Ketua Bhayangkari Polres Manokwari Selatan Ny. Vina Yulianor Abdi mengatakan, Bhayangkari harus...

    Pisah Sambut Kapolres Mansel, AKBP Yulianor Abdi: Saya akan Lanjutkan Kebaikan

    MANSEL, linkpapua.com - Kapolres Manokwari Selatan resmi berganti. Pisah sambut berlangsung di Mapolres Mansel,...

    Kantor DKPP Mansel Terbakar, Seluruh Sarana dan Dokumen Ludes

    MANSEL,linkpapua.com- Kebakaran melanda Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Manokwari Selatan, Rabu...