27.5 C
Manokwari
Senin, Juli 15, 2024
27.5 C
Manokwari
More

    Pemprov Papua Barat Ajukan 2.302 Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro

    Published on

    Manokwari-Pemerintah Provinsi Papua Barat mengajukan sebanyak 2.302 pelaku usaha untuk menerima bantuan produktif usaha mikro yang disiapkan pemerintah pusat.

    “Program ini namanya Banpres produktif usaha mikro. Kuota yang disiapkan sebanyak 12 juta pelaku usaha, perorang akan mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta dari pusat,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat, Stephanus Selang di Manokwari, Selasa.

    Dia menjelaskan bahwa pada program ini pusat tidak memberikan kuota khusus bagi setiap daerah. Selain itu, program ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah.

    Baca juga:  Lutsen Krenak Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Pengprov Perbasi Papua Barat

    “Ada 18 kementerian lembaga yang terlibat. Pegadaian, BRI pun bisa ajukan, termasuk Kanwil Perbendaharaan Negara. Harapan kami sebanyak-banyaknya pelaku usaha mikro di Papua Barat memperoleh bantuan pada program ini,” ujarnya lagi.

    Stepanus menyebutkan, program ini diluncurkan presiden pada 23 Agustus 2020. Sesuai informasi yang ia peroleh beberapa hari lalu secara nasional sudah 9 juta data pelaku usaha masuk di pusat.

    Pusat membuka mengajuan data pelaku usaha dari daerah hingga pekan kedua September. Data Papua Barat diharap bisa masuk sebelum batas akhir.

    Baca juga:  Resmi! Kontingen Papua Barat Dilepas ke Ajang Pesparani Katolik II Kupang 

    “Untuk itu kami berharap pemerintah kabupaten dan kota juga cepat. Karena kita berkompetisi dengan daerah lain dan tidak ada kuata khusus bagi setiap daerah, siapa cepat dia dapat,” sebut Selang menambahkan.

    Ia mengungkapkan, dari 2.302 data pelaku usaha mikro yang diajukan Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat tidak sedikit data yang dikembalikan karena bermasalah pada nomor induk kependudukan (NIK).

    Baca juga:  Hari Batik Nasional, Waterpauw dan Istri Jajal Catwalk Istana dengan Batik Kasuari

    “Banyak yang keliru pada NIK. Bukan hanya di Papua Barat daerah lain juga banyak yang mengalami hal ini,” ujarnya lagi.

    Selang menambahkan, penerima bantuan ini diverifikasi secara ketat. Bantuan ini pun hanya diperuntukan bagi pelaku usaha mikro yang belum pernah menerima fasilitas kredit perbankan.

    “Masih ada waktu tersisa untuk ajukan data pelaku usaha. Mudah-mudahan banyak di Papua Barat yang memperoleh bantuan ini,” katanya lagi.(LPB1/red)

    Latest articles

    Hari Pertama Operasi Patuh Mansinam, Satlantas Polresta Manokwari Berikan Teguran dan...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Hari pertama Operasi Patuh Mansinam yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari pada Senin (15/7/2024) di jalan Siliwangi Kelurahan Padarni, sejumlah pengendara...

    More like this

    Stunting Papua Barat Masih di Angka 24%, Jacob Fonataba: Kita Terus Intervensi

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Pj Sekda Papua Barat Jacob Fonataba mengatakan, prevalensi stunting Papua Barat masih...

    Pimpin Apel, Jacob Fonataba Bicara Displin ASN hingga Hasil Audit BPK

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Pj Sekda Papua Barat Jacob Fonataba memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur,...

    Bripka Septinus Arui Terima Penghargaan Hoegeng Awards 2024

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si memberikan apresiasi terhadap gelaran Hoegeng...