Senin, Oktober 3, 2022
28.7 C
Manokwari
28.7 C
Manokwari
Senin, Oktober 3, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Pembentangan Bendera Sepanjang 77 Meter di Pulau Fani, Waterpauw: Negara Ada di Sini

PULAU FANI, Linkpapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)dan masyarakat menancapkan sekaligus membentangkan 77 meter bendera merah putih di Pulau Fani, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Sabtu (13/8/2022).

Pulau Fani merupakan pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudera Pasifik dan berbatasan dengan negara Palau. Agenda dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-77 kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Waterpauw menyatakan pihaknya tetap terdepan menjaga kedaulatan negara bersama masyarakat. Selain itu, kata dia, keberadaan Pulau Fani sebagai serambi negara di Papua Barat tidak kosong, melainkan seutuhnya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini kita mau menyatakan bahwa negara ada di sini, kita sebagai aparat negara, alat penjaga kedaulatan ada di sini bersama masyarakat. Kita harus tunjukkan dalam rangka 77 tahun Republik Indonesia pulau ini tidak kosong dan adalah milik negara dan bangsa Indonesia tercinta,” kata Waterpauw.

Dia berpesan agar jangan menggunakan senjata melawan musuh, tetapi tugas penting masa kini adalah mengisi kemerdekaan. Pasalnya, kata dia, apa yang ada saat ini tidak terlepas perjuangan para pendahulu dengan keringat, darah, dan air mata.

Baca juga:  Kejari Fakfak Sita Puluhan Dokumen Dana Hibah Pilkada dari Kantor KPU
Baca juga:  DPR Papua Barat Minta Pemprov Segera Sampaikan Materi RAPBD-P 2021

Waterpauw juga meminta masyarakat untuk menyatukan tekad bersama tetap menjaga kedaulatan Indonesia. “Tugasnya hanya menjaga dan hadirkan lambang kedaulatan itu. Makanya hari ini saya mau berdiri di bawah bendera merah putih. Saya hanya mau saudara berjanji dan sumpah dalam diri bahwa akan setia bagi negara dan bangsa. Demi merah putih ini,” serunya.

Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, mengatakan pemerintah secara bersama telah hadir dan menyatakan eksistensi terhadap kedaulatan negara. Diketahui pijakan kaki di pulau terluar menjadi bukti komitmen kecintaan terhadap bangsa dan negara.

“Tentunya rangkaian ini bertujuan dan memupuk serta menggugah jiwa semangat nasional kita sebagai masyarakat yang mendiami pulau terluar. Hari ini bulan menyongsong peringatan HUT RI ke-77. Kita saat ini di ujung utara Raja Ampat, Pulau Fani, yang menjadi batas teritorial, dataran terluar,” ucapnya. (LP9/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here