MANOKWARI, Linkpapua.com– DPRD Manokwari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan eksekutif berkaitan dengan pembayaran sertifikasi guru tahun 2023 pada Kamis (14/3/2024).
Rapat tersebut dipimpin oleh wakil ketua DPRD Manokwari Bons.S. Rumbruren. Dari eksekutif hadir kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Manokwari Corneles Edwin Wondiwoy.
“Beberapa waktu lalu kami mendapat laporan dari para guru terkait pembayaran sertifikasi mereka tahun lalu yang belum dibayar. Kita panggil pihak eksekutif agar kita bisa mendapat penjelasan apa yang menjadi kendala pembayaran itu, lalu kapan bisa dibayarkan,”ungkap Bons Rumbruren.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Manokwari Corneles Edwin Wondiwoy dihadapan para wakil rakyat menjamin pembayaran sertifikasi guru akan segera dibayarkan. Kendala pembayaran dikarenakan adanya perubahan sistem.

“Untuk tahun 2023 sudah dibayarkan yang semester pertama. Sedangkan semester kedua saat akan dilakukan pembayaran tapi harus penambahan anggaran sehingga kita kordinasi dengan orang Kementrian pendidikan. Jika sudah ditransfer maka langsung dibayarkan. Namun anggarannya baru masuk akhir tahun pada saat libur pada akhir Desember,”bebernya.

Dijelaskannya, anggaran baru masuk ditahun 2024 yang harus dilengkapi SK sehingga Dinas Pendidikan kembali berkoordinasi dengan Kementrian Pendidikan.
“Kementrian juga sudah mengakui adanya keterlambatan transfer ke daerah. Itu yang menjadi penghambat pembayaran sertifikasi, namun kita pastikan dalam waktu dekat akan segera dibayarkan. Ini juga sudah saya laporkan ke bupati,”tambah dia.
Dalam kesempatan tersebut, politisi Gerindra Johanni Brian Makatita mendesak agar pemda segera membayarkan hak para guru agar tidak mengganggu aktifitas belajar-mengajar di sekolah.(LP3/Red)






