27.5 C
Manokwari
Senin, Juli 15, 2024
27.5 C
Manokwari
More

    MUI Papua Barat: Solat Idul Adha Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

    Published on

    MANOKWARI-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat, Achmad Naustrau mengimbau Panitia Hari Besar Islam (PHBI) di seluruh daerah menerapkan protokol kesehatan secara ketat pada pelaksanaan solat Idul Adha 1441 H/2020.

    “Insa Allah kita pastikan, solat Idul Adha tahun ini tetap kita laksanakan namun wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kami juga berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19,” ucap Naustrau.

    Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran. Lokasi solat Idul Adha di Papua Barat akan diperbanyak untuk mencegah kerumunan jamaah dalam skala besar dan menimbulkan persoalan pandemi virus corona di daerah tersebut.

    Baca juga:  Hermus ke Warga Shogun City: HEBO Ibarat 1 dari 10 Orang Kusta yang Telah Sembuh

    Achmad menyebutkan, Indonesia saat ini masih dalam situasi pandemi virus corona. Sejumlah daerah di Papua Batat pun masih ada penularan hingga kini. Tata cara peribadatan terutama pada pelaksanaan solat Idul Adha perlu diatur dalam rangka mencegah penularan COVID-19.

    Achmad menjelaskan, pelaksanaan solat Idul Adha pada Jumat (31/7) mendatang akan dilaksanakan dengan memanfaatkan masjid, musola serta lapangan kecil di setiap kompleks. Lapangan besar tidak akan digunakan karena bisa memicu kerumunan jama’ah berskala besar.

    Baca juga:  Pangdam Kasuari Dukung dan Apresiasi ToT Kodim 1801/Manokwari

    “Protokol kesehatan wajib dilaksanakan dengan membatasi jumlah jamaah serta mengatur jarak yang aman, minimal satu meter pada saat pelaksanaan solat. Jamaah juga wajib mengenakan masker, bawa sajadah dari rumah dan lain sebagainya,” ucap Achmad lagi.

    Selain pelaksanaan solat, lanjut Naustrau, protokol kesehatan juga wajid dilaksanakan pada saat penyembelihan hewan kurban hingga teknis pendistribusianya.

    “Daging hewan kurban tidak boleh dibagi di masjid atau lokasi penyembelihan untuk mencegah antrean dan kerumanan warga. Petugas masjid harus disiapkan untuk mendistribusikan ke rumah-rumah,” katanya lagi.

    Baca juga:  Kodim 1812/Pegunungan Arfak Segera Terbentuk

    Naustrau mengimbau, panitia kurban di seluruh daerah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan kesehatan hewan. Sesuai syariat, hewan harus sehat dan disembelih dengan cara yang tepat.

    “Untuk pembagian hewan kurban sekali lagi saya tekankan panitia harus mendistrikan ke rumah-rumah. Data warga harus jelas dan pembagian harus merata serta tepat sasaran,” katanya lagi.(*/LPB1)

    Latest articles

    Hari Pertama Operasi Patuh Mansinam, Satlantas Polresta Manokwari Berikan Teguran dan...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Hari pertama Operasi Patuh Mansinam yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari pada Senin (15/7/2024) di jalan Siliwangi Kelurahan Padarni, sejumlah pengendara...

    More like this

    Hari Pertama Operasi Patuh Mansinam, Satlantas Polresta Manokwari Berikan Teguran dan Penindakan

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Hari pertama Operasi Patuh Mansinam yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari...

    Operasi Patuh Mansinam Dimulai Hari ini, 7 Pelanggaran yang Jadi Incaran

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Polresta Manokwari memulai pelaksanaan Operasi Patuh Mansinam, Senin hari ini (15/7/2024). Operasi...

    Bupati Apresiasi Peran Ikaswara di Manokwari Dalam Momentum Harlah ke 17 Tahun

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Ikatan Keluarga Sunda, Jawa, Madura (Ikaswara) Manokwari...