Selasa, Oktober 26, 2021
27.6 C
Manokwari
27.6 C
Manokwari
Selasa, Oktober 26, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,235
Total Kematian
Updated on Tuesday, 26 October 2021, 17:28 5:28 pm
13,554
Total Kasus Aktif
Updated on Tuesday, 26 October 2021, 17:28 5:28 pm
4,240,479
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Tuesday, 26 October 2021, 17:28 5:28 pm

Menkominfo Resmikan Tower BTS 4G Perdesaan Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.com – Tower telekomunikasi berbasis Fourth-Generation Technology atau Base Transceiver Station (BTS) 4G pada kawasan perdesaan di Provinsi Papua Barat, diresmikan.

BTS 4G yang telah mengudara itu diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johny G. Plate, di Swiss-belhotel Manokwari, Papua Barat, Rabu (6/10/2021), secara daring.

BTS 4G yang diresmikan itu terletak di Desa Isiren, Kecamatan Rumberpon, Kabupaten Teluk Wondama, Desa Siresi, Kecamatan Soug Jaya, Kabupaten Teluk Wondama, dan Desa Kasi Indah, Kecamatan Kasi, Kabupaten Tambrauw. Ketiga BTS itu mengaryakan link transmisi melalui satelit (VSAT).

Peresmian tersebut sekaligus mewakili layanan BTS 4G sebanyak 4.200 unit yang dibangun oleh Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) pada 2021 ini. Ribuan BTS 4G itu akan on air secara bertahap.

Dalam peresmiannya, konferensi video dilangsungkan dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi dengan mengusung tema “Percepatan Pembangunan Akses Telekomunikasi dan Peresmian BTS di Provinsi Papua Barat”.

Rakor itu dihadiri oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan; Bupati Teluk Wondama, Hendrik S. Mambor; Bupati Tambrauw, Gabriel Asem; serta segenap jajaran Pemerintah Papua Barat. Menkominfo didampingi oleh Direktur Utama BAKTI, Anang Latif, serta jajaran pimpinan Konsorsium Lintasarta-Huawei-SEI sebagai mitra pembangunan.

Dalam sambutannya, Menkominfo mengungkapkan bahwa pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi yang telah dibangun dan mengudara, harus dimanfaatkan maksimal agar lebih efisien dan produktif melalui pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang digital. Untuk itu, pihaknya menjalin kolaborasi dengan 116 lembaga dan komunitas pegiat literasi digital.

Melalui penguatan literasi digital masyarakat, Kominfo menargetkan peserta pendidikan literasi sepanjang 2021 adalah 42.236 orang untuk Papua Barat. Namun, sampai dengan 5 Oktober ini pencapaiannya justru melebihi target, yakni 45.794 peserta.

Selain itu, lanjut Menkominfo, ada juga program Digital Talent Scholarship (DTS) yang merupakan rangkaian pelatihan intensif selama rata-rata 1 sampai 2 bulan. Program itu dilaksanakan secara tatap muka maupun on line, dengan hasil akhir sertifikasi kompetensi guna menyiapkan Sumberdaya manusia bidang digital Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0.

Baca juga:  Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Papua Barat Baru 19,5 Persen

“Di Papua Barat, dari target 100.000 peserta pada 2021, sudah berpartisipasi 102.732 peserta sampai 5 Oktober. Jumlah itu menggembirakan karena melebihi target yang ditetapkan,” ujar Menkominfo.

Sementara, Direktur utama BAKTI, Anang Latif, mengutarakan pentingnya kecepatan dalam menghadirkan BTS 4G mengudara. Terlebih Indonesia memang sedang menggenjot percepatan transformasi digital secara nasional.

Saat ini, lanjut Latif, masyarakat Papua dalam program percepatan tranformasi digital nasional mendapat fokus lebih dengan pertimbangan wilayah dan tingkat digitalisasinya. Untuk itu, jumlah BTS 4G yang akan dibangun pun cukup banyak.

Direncanakan, penambahan BTS 4G sebanyak 5.204 unit diseluruh lokasi tanah Papua akan dibangun dalam dua tahun. Sementara, untuk seluruh Indonesia, BTS 4G yang akan dibangun dalam dua tahun totalnya mencapai 7.904 unit.

“Dari jumlah tersebut, diketahui bahwa sekitar 65 persen dari total keseluruhan pembangunan BTS 4G nasional berada di tanah Papua,” kata Latif.

Latif mengemukakan, pembangunan ribuan BTS 4G tersebut akan melengkapi ratusan BTS lain yang telah dibangun sebelumnya. Pada 2015 sampai 2020, telah dibangun BTS 4G di 437 lokasi wilayah Papua dan Papua Barat.

Latif mengungkap, kepercayaan membangun BTS 4G di wilayah tanah Papua menjadi catatan sejarah tersendiri bagi pihaknya. Mereka mendapatkan komitmen pembangunan BTS 4G dalam jumlah masif dan dibangun dalam waktu singkat.

“Tahun 2021 ini kami mendapat alokasi 824 titik BTS 4G di seluruh kabupaten dan kota. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika,” kata Latif.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah wilayah yang belum tersedia layanan telekomunikasi, terutama yang berbasis internet. Untuk itu, mantan Bupati Manokwari dua periode itu meminta kepada Menkominfo agar menyediakan juga sarana tersebut pada lokasi wilayah yang belum terjamah internet.

“Kita ada 12 kabupaten dan 1 kota, sebagian sudah dibangun BTS 4G, tetapi ada juga yang belum, seperti Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf). Untuk itu, melalui kesempatan ini, kami meminta agar wilayah-wilayah yang belum terjamah, dibangun juga BTS 4G,” kata Mandacan. (LP7/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here