27.5 C
Manokwari
Minggu, Februari 23, 2025
27.5 C
Manokwari
More

    Legislator PB Musa Dowansiba Soroti Tambang Emas Ilegal di Manokwari: Bencana Besar Mengintai Kita

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com– Anggota DPR Papua Barat Musa Dowansiba mengingatkan pemerintah akan ancaman bencana alam di Manokwari dan Pegunungan Arfak di masa depan. Ia mengatakan, aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) bisa memicu kerusakan alam yang sangat serius.

    “Kita tidak sadar bahwa pembiaran terhadap aktivitas PETI adalah ancaman bagi kerusakan alam di masa. Kita harus waspada dengan bencana yang bisa terjadi kapan saja,” ujar Musa, Kamis (2/3/2023).

    Ia menyebutkan, saat ini beberapa zona sudah sangat mengkhawatirkan. Di antaranya di Waserawi, Wariori hingga ke Pegaf.

    Baca juga:  Tantang Polisi, MRPB Siap Buka-bukaan Soal Penambang Emas Kakap IIegal

    Di wilayah-wilayah tersebut telah terjadi kerusakan alam yang masif akibat penambangan liar. Ironisnya, tidak ada tindakan protektif dari pemerintah untuk menghentikan itu.

    “Ada pembiaran dan itu sangat berbahaya. Kalau tidak dicegah dari sekarang, maka kita akan mengalami kerusakan alam nanti,” kata Musa.

    Politisi Partai Nasdem ini menilai, perlu ada langkah-langkah terencana dari pemerintah. Sebab bukan hanya kerusakan alam, tambang emas ilegal juga sudah banyak memakan korban jiwa.

    Baca juga:  Kapolda Daniel Silitonga Tak Ingin Gegabah Tangani PETI di Papua Barat

    Musa juga mendesak pemerintah duduk bersama dengan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam masalah ini. Salah satunya adalah aparat keamanan dan kepala suku.

    “Saya melihat tambang ini dikelola oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Secara ekonomi ini juga merugikan daerah. Mereka datang mengeruk hasil bumi. Lalu mereka nikmati sendiri. Seharusnya pemerintah mendapatkan kontribusi dari semua itu,” paparnya.

    Sebaliknya jika pengelolaan dilakukan secara terencana dan di bawah pengawasan pemerintah, maka masyarakat akan ikut menikmati hasilnya. Masyarakat kata Musa juga diajak bertanggung jawab untuk melestarikan lingkungannya.

    Baca juga:  Peringati Hari AIDS Sedunia, Dinkes Papua Barat Ajak Masyarakat Periksakan Diri  

    “Kita bisa kawal alam dan gunung-gunung yang bagus ini tetap terjaga. Bencana alam ini sudah terjadi, apa lagi saat ini main gali sana sini akan menimbulkan bencana alam dan memakan korban jiwa yang lebih banyak lagi. Karena itu sekarang kita harus hentikan itu. Mari kita kelola alam ini dengan cara yang bertanggung jawab,” pungkasnya. (*/Red)

    Latest articles

    Peningkatan PAD jadi Sorotan Mendagri saat Retret Kepala Daerah

    0
    MAGELANG, Linkpapua.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi kepala daerah yang memiliki pandangan untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya, peningkatan PAD...

    More like this

    Peningkatan PAD jadi Sorotan Mendagri saat Retret Kepala Daerah

    MAGELANG, Linkpapua.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi kepala daerah yang memiliki pandangan...

    Hari Kedua Retreat di Akmil, Kepala Daerah Senam Pagi Bareng Mendagri

    MAGELANG, Linkpapua.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pagi hari kedua retreat kepala daerah...

    SMP Negeri 13 Manokwari Sambut Baik Program MBG dari Presiden Prabowo

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Siswa SMP Negeri 13 Manokwari menyatakan sikap menyambut baik program makan bergizi...