26.5 C
Manokwari
Rabu, Juli 24, 2024
26.5 C
Manokwari
More

    Hunian Baru Korban Kebakaran Borobudur di Anday Bakal Lebih Representatif

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, meletakkan batu pertama pembangunan hunian baru korban kebakaran Kompleks Borobudur di Kampung Wamesa, Anday, Jumat (18/3/2022). Kawasan baru ini akan dilengkapi berbagai fasitas publik.

    “Pembangunan ini akan memakan waktu tiga bulan ke depan. Di sini akan hadir fasilitas yang representatif. Ada masjid, ada gereja dan juga jembatan untuk para nelayan,” terang Hermus.

    Hermus mengatakan, kawasan ini akam ditata dengan baik sehingga kelak akan memenuhi standar permukiman layak.

    Baca juga:  Dua Kali Bersurat, DPRD Manokwari Desak Pemkab Serahkan Materi KUA-PPAS APBD 2023

    “Karena kita sadari permasalahan utama di ibu kota provinsi ini adalah padatnya kawasan pemukiman yang kumuh. Ini telah menimbulkan banyak masalah sosial,” jelas Hermus.

    Menurutnya, musibah kebakaran yang terjadi di Kompleks Borobudur adalah akibat dari hadirnya kawasan pemukiman yang tumbuh tanpa perencanaan. Sehingga dari aspek keamanan memang sangat buruk.

    “Mobilitas dan jalan masuk atau gang-gang itu mestinya ada. Agar kalau terjadi kebakaran ada akses masuk atau upaya untuk masyarakat bisa keluar dari kawasan itu untuk menyelamatkan diri,” paparnya.

    Baca juga:  Hermus: Gagal Berdayakan Milenial, Kita Akan Tergilas Modernisasi

    Namun, kata Hermus, ada hikmah dari bencana ini. Setidaknya membawa kita untuk berpikir lebih luas menata kawasan Teluk Sawaibui secara menyeluruh. Tidak hanya kawasan Borobudur.

    Hermus mengatakan, masyarakat harus keluar dari zona nyaman. Keluar ke tempat yang baru untuk mendapatkan berkat Tuhan. Jika tetap pada posisi yang sama dengan sekarang, kemungkinan kita akan menghadapi situasi yang sama.

    Baca juga:  Warna-warni HUT Manokwari ke-123: Momen Berbagi, Semangat Heterogen

    Hermus berharap masyarakat dapat menerima bantuan rumah hunian tetap yang dibangun oleh pemerintah. Ia mengingatkan agar tidak kembali lagi ke Borobudur.

    “Lokasi itu mau ditata karena Manokwari adalah ibu kota Provinsi Papua Barat. Pertumbuhan ekonomi harus lebih menggeliat di sini. Agar bisa membawa masyarakat ke arah yang lebih baik,” imbuhnya. (LP8/Red)

    Latest articles

    Perkenalkan Inovasi Srikandi: Pemprov PB Menuju Layanan Arsip Digital

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat memperkenalkan inovasi berbasis digital bernama Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau Srikandi. Srikandi...

    MANIS Siap Berkompetisi di Pilkada Mansel

    More like this

    Tegas! DAP Dukung Orgenes Wonggor jadi Ketua DPR PB 2024-2029

    MANOKWARI, linkpapua.com- Dukungan kepada Orgenes Wonggor untuk kembali duduk sebagai Ketua DPR Papua Barat...

    Diajak ke Kebun, IRT di Manokwari Ditembak Suami

    MANOKWARI, linkpapua.com- Seorang ibu rumah tangga (IRT) Manokwari bernama Nely Saori (49) ditembak saat...

    Lepas 85 Mahasiswa KKN, Ketua STKIP Muhammadiyah Manokwari Ingatkan Jaga Nama Institusi

    MANOKWARI, Linkpapua.com- STKIP Muhammadiyah Manokwari melepas 85 mahasiswa yang akan melakukan KKN di 8...