27.4 C
Manokwari
Sabtu, April 20, 2024
27.4 C
Manokwari
More

    Dugaan Perundungan di SD Negeri 35 Sanggeng, Orang Tua Siswa Nilai Sekolah Lepas Tangan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Pihak SD Negeri 35 Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, diduga lepas tangan terhadap salah satu siswanya yang mengalami perundungan.

    Insiden itu diketahui terjadi pada belum lama ini. Akibat kondisi tersebut orang tua korban perundungan, Bagus Wicaksono, mengaku kecewa terhadap respons dari pihak sekolah. Pasalnya, situasi yang dialami anaknya tidak diseriusi.

    Padahal, sebagai orang tua korban sudah melaporkan kondisi ini kepada kepala sekolah, tetapi tidak juga direspons. “Saya Kecewa pada saat anak dapat perlakuan, begitu respons dari kepala sekolahnya. Tidak baik, seolah-olah tidak dihiraukan,” kata Bagus, Sabtu (3/9/2022).

    Baca juga:  Ikhtiar Raih Hasil Maksimal di Pileg, DPC PPP Manokwari Siapkan Ratusan Saksi

    Bagus mengaku, anaknya yang duduk di bangku kelas 2 itu sempat sakit. Saat dirinya bersama istri merawat korban, baru terlihat lebam di bagian panggul sang anak dan bibir bagian bawa luka. Setelah ditanya, korban mengaku dirinya dipukuli teman-teman sebayanya.

    “Awalnya itu anak kami sakit. Saat kita berikat obat dan melihat ada lebam di bagian panggul. Setelah kita desak, akhirnya dia mengaku kalau dipukul sama temannya. Ternyata bukan di situ saja, tapi di bagian mulutnya sampai bibir bagian bawah luka,” jelas dia.

    Baca juga:  Pasar Wosi Manokwari Terbakar, Bangunan Lama Hanya Tinggal Puing

    Dia ingin pihak sekolah setelah mendapat laporan langsung bertindak cepat demi mencegah kejadian serupa. Akan tetapi, kata dia, sekolah beralibi di kelas tersebut sering terjadi pergantian guru.

    “Kami sudah sempat lapor ke kepala sekolahnya, tapi tidak ditanggapi dengan baik. Seharusnya ada respons pihak sekolah untuk mengembalikan kepercayaan diri anak setelah dirundung oleh temannya. Namun, sayangnya alibi yang dibangun adalah di kelas itu sering terjadi pergantian guru,” tuturnya.

    Baca juga:  Hermus Instruksikan Sweeping 'THM Nakal' Mulai Malam ini

    Bagus menilai, respons yang diberikan oleh sang kepala sekolah seakan menunjukan bahwa sekolah gagal dalam membina karakter anak sejak usia dini.

    Dia berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manokwari dapat mengambil langkah tegas terhadap pihak sekolah agar hal serupa tidak kembali terjadi. Akibat kejadian ini anaknya masih mengalami trauma yang cukup berat. Ironisnya, sang anak sudah tidak ingin kembali ke sekolah tersebut. (LP3/Red)

    Latest articles

    PFM Ingatkan Pj Gubernur Alokasikan Anggaran Memadai untuk MRPBD

    0
    SORONG, Linkpapua.com- Mananwir Paul Finsen Mayor (PFM) mengingatkan Pj Gubernur Papua Barat Daya agar memperhatikan keuangan MRPBD. Sebab posisi MRPBD hari ini sangat strategis...

    More like this

    Persiapan Pilkada Serentak 2024, KPU Manokwari Mulai Perekrutan Penyelenggara Ad hoc

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari dalam kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak...

    Hermus Indou Puji Kontribusi LDII Bagi Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.com- DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Manokwari menggelar Silaturohim Syawal pada Sabtu...

    Pemkab dan Pemprov Siapkan Ganti Rugi Warga Terdampak Alihtrase Rendani

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Bupati Manokwari Hermus Indou Jumat(19/4/2024) menggelar pertemuan dengan warga terdampak pembangunan alihtrase...