MANOKWARI, Linkpapua.com- Anggota Komisi C DPRD Manokwari, Sovia Warikar, meminta Pemkab Manokwari melalui OPD terkait agar dapat memperhatikan layanan air bersih bagi masyarakat.
Pasalnya, meskipun sudah ada saluran rumah (SR), tetapi hingga saat ini masyarakat belum juga mendapatkan layanan air bersih.
“Sudah ada saluran air di rumah-rumah warga, tetapi sampai sekarang airnya belum juga mengalir. Ini yang harus menjadi perhatian dari PDAM agar dengan sudah adanya saluran air maka harus ada pasokan air ke rumah warga,” kata dia, Senin (28/6/2021), saat melakukan monitoring LKPJ Bupati Manokwari 2020.

“Kalau seperti sekarang ini kan mubasir. Sudah ada saluran, tetapi tidak berfungsi juga, padahal masyarakat sangat membutuhkan air bersih,” imbuhnya.

Politisi Perindo ini menyebut sejumlah wilayah yang sudah memiliki SR, tetapi belum dialiri air, seperti di Kelurahan Wosi dan Sanggeng. Terkait hal itu, PDAM sebagai penyedia air bersih milik pemda sudah dipanggil untuk bisa mengaliri air ke rumah warga.

“Yang membuat saluran itu kan dari Dinas Perumahan, tetapi yang menyalurkan air dari PDAM. Di Kelurahan Sanggeng itu sudah ada sejak tahun 2019, bahkan pipanya sudah ada yang putus. Kita beberapa kali hearing dengan Dinas Perumahan dan PDAM. Yang disampaikan ke kami tidak ada saluran dari pipa induk ke rumah warga, tentu ini menjadi pertanyaan juga,” beber Sovia.
Untuk itu dia meminta agar ke depannya harus ada perencanaan yang baik agar setiap program yang dilaksanakan tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat.
Apalagi kebutuhan air bersih sangat penting karena merupakan kebutuhan pokok. Selama ini warga hanya mengandalkan air sumur yang jumlahnya terbatas atau terpaksa membeli air. (LP3/Red)






