24.5 C
Manokwari
Jumat, Juli 19, 2024
24.5 C
Manokwari
More

    Demo Saat Corona, Satgas : Bisa Jadi Klaster Baru

    Published on

    Manokwari- Jumlah kasus virus corona di Manokwari terus bertambah dengan banyaknya klaster atau tempat penyebaran virus yang baru. Aksi demo pun dinilai sangat rentan menjadi klaster baru Covid-19.

    Ketua Pelaksana Harian Satgas Gugus Tugas Manokwari, drg Henri Sembiring
    meminta masyarakat untuk tidak berkerumun. Sebab dampaknya bisa menjadi klaster baru.

    Sembiring pun mengimbau semua bentuk aktivitas masyarakat harus memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya jaga jarak.

    Baca juga:  Dinilai Lecehkan Peradi, Hotman Paris Dilapor ke Polda Papua Barat

    “Demo adalah hak azasi manusia, namun koordinator harus ingatkan peserta demo jaga jarak minimal 1 meter dan semua peserta demo wajib memakai masker, sedia selalu handsanitizer atau cuci tangan pakai sabun, agar jangan ada yang terpapar covid-19, kalau berkerumun polisi wajib tindak,” tegas Sembiring, Rabu (30/9/20).

    Hendri juga menambahkan Ketua tim atau Koordinator  lapangan aksi demo wajib mengukur suhu tubuh.

    Baca juga:  Berkedok Tokoh Agama, Perempuan di Manokwari Ditangkap Kasus Penipuan

    “Ketua tim demo wajib  ukur suhu tubuh dibawah 37.5 °C,” terang Sembiring.

    Sementara itu Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya mengatakan alasan Polres tidak memberikan ijin keramaian dalam aksi demo karena saat ini masa pandemi covid-19.

    “Di masa pandemi ini, penyampaian segala macam aspirasi kami tidak berikan ijin atau dilarang, apalagi dengan jumlah massa di atas 10 atau 20 orang, itu sangat rawan,” kata Kapolres.

    Baca juga:  Chris May Terpilih Sebagai Ketua AMPI Manokwari

    Dirinya pun mengakui tidak mengeluarkan ijin bagi massa yang hendak berdemo di Kantor MRP PB siang tadi.

    “Setiap permohonan untuk menggelar kegiatan berkumpul ataupun yang melibatkan massa akan langsung ditolak kepolisian,” sambungnya.

    “Jumlah kerumunan terlalu banyak, tadi ada sekitar 50 hingga 60 orang massa, jadi kalau dibiarkan takutnya bisa jadi klaster baru,” pungkas Kapolres. (LPB8/red)

    Latest articles

    Polda Papua Barat Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Mantap Praja Mansinam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam operasi Mantap Praja Mansinam I, Polda Papua Barat akan mengirimkan personelnya di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD). Operasi...

    More like this

    Ali Baham Intervensi Stunting di Kampung Sumber Boga, Temui Keluarga Bayi Kembar Tiga

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Pejabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, bersama Satgas Stunting...

    Hermus Indou-Mugiono Raih Dukungan PPP di Pilkada Manokwari 2024

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menyerahkan rekomendasi dukungan kepada petahana Bupati...

    Kejati Papua Barat Anjangsana Peringati Hari Bhakti Adhyaksa

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Muhammad Syarifuddin, didampingi oleh Wakil Kepala Kejaksaan...