27.3 C
Manokwari
Rabu, Mei 29, 2024
27.3 C
Manokwari
More

    Bupati dan Wakil Bupati Teluk Wondama Kecam Keras Penyerangan di Maybrat

    Published on

    WONDAMA, Linkpapua.com- Bupati Teluk Wondama Hendrik S. Mambor, dan Wakil Bupati Teluk Wondama, Andarias Kayukatui, menyampaikan dukacita mendalam atas tragedi penyerangan yang menyebabkan empat prajurit TNI gugur di Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (2/9/2021).

    Hendrik menyampaikan, tindakan brutal yang dilakukan kelompok separatis dan teroris (KST) itu telah merusak dan mengancam tatanan dan stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Maybrat, Papua Barat. Padahal, menurutnya, sejauh ini sebenarnya situasi sangat kondusif dan tidak pernah ada gangguan keamanan.

    Baca juga:  Sampaikan Duka Penyerangan Posramil Maybrat, Kasihiw: Ini Melewati Batas Kemanusiaan

    “Ini duka bagi seluruh bangsa Indonesia, kami pemerintah daerah dan masyarakat Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, ikut berbelasungkawa mendalam untuk keluarga para prajurit TNI yang gugur saat bertugas di Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan. Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan iman dan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya berharap para pelaku penyerangan di Pos Ramil Kisor segera ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Hendrik, Sabtu (4/9/2021).

    Baca juga:  Resmi! 3 Kabag Pemkab Manokwari Selatan Serah Terima Jabatan

    Dirinya juga meminta aparat keamanan, baik TNI/ Polri untuk segera menuntaskan insiden ini agar eskalasi konflik tidak meluas dan memengaruhi stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat.

    Wakil Bupati Teluk Wondama, Andarias Kayukatui, juga menyampaikan dengan tegas bahwa Teluk Wondama tidak mau diganggu oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Keamanan Wondama, kata dia, harus terjamin agar pembangunan di terus berjalan dan aman.

    Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah daerah dan masyarakat Teluk Wondama menolak dengan tegas segala bentuk gangguan keamanan yang dilakukan oleh oknum-oknum atau kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

    Baca juga:  KRI Teluk Wondama Tiba di Wasior, Mambor: Kado Spesial HUT Wondama ke-20

    “Kami tegas, mendukung langkah-langkah terukur TNI guna menuntaskan dan membasmi kelompok teroris ini. Jangan sampai kejadian tersebut, merusak semua yang sudah kita bangun bersama-sama untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat Papua,” terangnya.

    Ini juga mesti kewaspadaan terhadap ancaman separatisme dan pembinaan wilayah teritorial kepada masyarakat harus terus menjadi program penting dari tiap isu penanganan masalah keamanan di Papua. (LP2/red)

    Latest articles

    Kemenkumham Raih Penghargaan Digital Government Awards SPBE Summit 2024

    0
    JAKARTA, LinkPapua.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kembali meraih penghargaan Digital Government Awards dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit 2024. Kemenkumham dinobatkan...

    More like this

    Kemenkumham Raih Penghargaan Digital Government Awards SPBE Summit 2024

    JAKARTA, LinkPapua.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kembali meraih penghargaan Digital Government Awards...

    Pembangunan Dermaga Tofoi Teluk Bintuni Capai 99%, Peresmian Dijadwalkan 6 Juni

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Dermaga Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) di Kampung Tofoi,...

    Penerimaan Bintara Polri dan Akpol Tahun 2024 Masuki Tahap Akhir

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Proses seleksi Polda Papua Barat memasuki tahap akhir. Dari 8.000 peserta di...