25.5 C
Manokwari
Sabtu, April 5, 2025
25.5 C
Manokwari
More

    Bertemu IKA UNIPA, Rektor: Kampus Butuh Sumbangsih Nyata Alumni

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Rektor UNIPA Dr Meky Sagrim bertemu Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNIPA di Kabupaten Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, Rabu (21/4/2021). Dalam pertemuan itu rektor memaparkan berbagai proyeksi UNIPA menyambut tantangan dunia pendidikan.

    Ia mengatakan, bahwa saat ini UNIPA telah memiliki sekitar 52 program studi. 26 di antaranya telah terakreditasi B.

    “Diharapkan bisa terakreditasi semua. Kita juga punya lab-lab dalam gedung, namun sebagian besar tidak disertifikasi, bahkan hampir semua peralatan bisa dikatakan tidak layak,” ungkapnya saat memberikan sambutan pada acara pertemuan dengan alumni yg digelar di rumah tamu negara Teluk Bintuni, Rabu (21/4/2021).

    Menurut Meky, UNIPA ke depan akan diupayakan menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Namun untuk menuju ke arah sana, dari satker menjadi BLU dibutuhkan perbaikan sarana dan prasarana secara kolektif.

    “Ini butuh infrastruktur yang memadai. Mulai dari akses internet kampus, hingga kejelasan status tanah UNIPA,” ujar Meky.

    Karena itu Meky berharap alumni dapat berperan dan memberikan sumbangsih nyata bagi almamaternya dalam mewujudkan semua proyeksi ini.

    Baca juga:  Warinussy Pertanyakan Sumber Dana Bakal Calon untuk Memborong Parpol

    “Alumni diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata. Dukungan bagi adik-adik yang baru lulus terutama dalam akses ke dunia kerja. Karena dunia kerja sangat berbeda dengan dunia kuliah. Diperlukan bimbingan dan pembinaan dari para senior yg lebih dulu mengenal dunia kerja,” pinta dia.

    Meky juga menyinggung soal keberadaan sekretariat alumni. Menurutnya, ini sangat diperlukan. Selain sebagai tempat berkumpul, sekretariat IKA UNIPA juga sebagai tempat informasi dan konsultasi bagi para alumni.

    Sayangnya hingga saat ini, IKA UNIPA belum memiliki kantor sekretariatan. Kantor sekretariat direncanakan berada di lokasi kampus.

    “Sekretariat selain sebagai tempat temu alumni, tapi juga sebagai tempat informasi bursa kerja dan lapangan kerja. Kita semua berharap UNIPA bisa berkiprah untuk membangun negeri,” harapnya.

    Sementara itu Ketua Umum DPP IKA UNIPA yang juga Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengakui bahwa perjalanan organisasi alumni belum berjalan optimal. Butuh uluran tangan dan pemikiran dari semua alumni.

    Baca juga:  GMNI Manokwari Desak KPU RI Beri Kejelasan Jadwal Tes Psikologi Calon Komisioner KPU Pegaf

    “Kita harus bangga menjadi alumni UNIPA. Meskipun perjalanan organisasi belum optimal, saya sadari itu. Belum mengarah kepada optimalisasi kerja. Padahal batas periode kepengurusan kami sampai dengan tahun 2022 mendatang,” jelasnya.

    Menurut Petrus, ada beberapa rencana kerja yang belum berjalan dengan baik. Bahkan pengurusan Alumni UNIPA di Bintuni sendiri pun belum dilantik.

    Kata dia, kendala yang dihadapi adalah komunikasi yang belum berjalan dengan baik. Selain itu, ia menilai masih adanya alumni yang belum melihat bahwa wadah alumni sebagai kebutuhan bersama.

    “Terkait pembangunan sekretariat IKA UNIPA, kami berencana pembangunan tahap pertama akan dilakukan tahun ini. Kita akui ketersediaan anggaran serta adanya refocusing Covid 19 menjadi kendala pembangunan sekretariat yang telah direncanakan beberapa tahun lalu,” paparnya.

    Selain itu DPP IKA UNIPA juga belum melaksanakan raker. Oleh karena itu, pihaknya akan menyusun kembali rencana penyelenggaraan raker tersebut.

    “Menjadi harapan dan keinginan kami, untuk dibangun fakultas teknik pertambangan dan perminyakan di Bintuni. Perpres 109 tahun 2020, Bintuni menjadi kawasan migas,” ungkap Kasihiw.

    Baca juga:  Pergeseran Pasukan Dimulai, Kapolresta Manokwari: Jaga Kondisi, Tetap Netral!

    Minimnya Sumbangsih Alumni

    Sekjen DPP IKA UNIPA, Yohanes A. Lebang, menjelaskan bahwa di Papua Barat, kepengurusan alumni yg paling siap untuk dilantik adalah Kabupaten Fakfak. Sementara untuk Papua, yang dinilai cukup siap untuk dilakukan pelantikan pengurus alumni adalah Kabupaten Keerom, Jayapura dan Merauke.

    Sebagai bentuk tanggung jawab serta sumbangsih terhadap organisasi IKA UNIPA, dikatakan maka para alumni diwajibkan membayar iuran wajib sebesar Rp250 ribu/ tahun. Namun diakui bahwa penerapan iuran ini tidak berjalan secara baik.

    “Terkait kegiatan iuran kita, kas kita hanya Rp10 juta. Padahal kita memiliki ribuan alumni,” jelasnya.

    Meskipun demikian, pihaknya terus membuat baliho-baliho atau ucapan-ucapan hari besar dan lain-lain yang menunjukan eksistensi dari ikatan alumni UNIPA.

    “Alumni tetap support pak bupati secara maksimal. Bintuni diharapkan bisa menjadi contoh bagi kepengurusan alumni UNIPA di daerah lain,” tutupnya.(LP 3/Red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Raharoi, Kampung Bowi Subur,...

    More like this

    Mugiyono jadi Khotib Salat Idul Fitri 1446 H di lapangan Kodim 1801/ Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Wakil Bupati Manokwari Mugiyono menjadi khotib pada Salat Idul Fitri 1446 H...

    Mugiyono Open House Perdana sebagai Wakil Bupati Manokwari Senin 31 Maret

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Wakil Bupati Manokwari Mugiyono pada momentum Idul Fitri 1446 H tahun 2025...

    Peresmian Mega Proyek RTP Borarsi, Hermus Indou : Kita akan Bentuk UPT Pengelola

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemkab Manokwari menargetkan peresmian mega proyek yaitu Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi...